kumparan
5 Oktober 2019 16:24

DBS Atur Strategi Agar Nasabah Buka Rekening Tak Gunakan E-KTP

LIPSUS JUAL BELI DATA PRIBADI, Ilustrasi e-KTP
Ilustrasi e-KTP. Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Bank DBS Indonesia tengah serius mengembangkan digital banking. Salah satunya akan mengembangkan intelligent banking.
ADVERTISEMENT
Dengan strategi ini, pihaknya akan menyusun sejumlah rencana kerja digital. Seperti menggunakan face biometric dalam pembukaan rekening.
Adanya sistem ini memungkinkan nasabah untuk membuka rekening cukup dengan scan wajah.
Managing Director Head of Digital Banking Group PT Bank DBS Indonesia Leonardo Koesmanto mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk menggarap program ini.
“Karena kita ingin supaya buka rekening enggak lagi pakai e-KTP dan fingerprint. Tapi dari muka. Supaya pembukaan rekening bisa lebih mudah,” katanya saat ditemui di M Bloc Space, Jakarta, Sabtu (5/10).
Bincang Investasi oleh Bank DBS Indonesia di M Bloc Space
Bincang Investasi oleh Bank DBS Indonesia di M Bloc Space, Jakarta Selatan. Foto: Elsa Olivia Karina/kumparan
Selain itu, Leonardo akan menggunakan data nasabah dalam menyusun strategi pemasaran produk investasi. Dia mencontohkan seperti salah satu penyedia layanan film, Netflix.
ADVERTISEMENT
Nantinya, sejumlah kebiasaan nasabah, khususnya dalam berinvestasi bisa terdeteksi. Dengan begitu, pihaknya bisa menawarkan produk investasi yang tepat pada nasabah.
“Kalau sekarang contohnya Netflix, kita bisa tahu film apa yang disukai. Lalu kita bisa tawarkan film lain yang serupa. Nah, nanti seperti itu juga di banking. Kita bisa tahu profil seseorang, malah kita bisa tawarkan produk paling sesuai di saat yang tepat ke nasabah,” tuturnya.
Namun, Leonardo masih belum merinci strategi kinerja terkait hal ini. Dia hanya memastikan, semua program ini akan dilaksanakan hingga tahun depan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan