kumparan
14 Oktober 2018 14:19

Dear Pasangan Kekasih, Jangan Dulu Mengurus KPR Bersama Sebelum Nikah

com-Promo KPR Mandiri
com-Promo KPR Mandiri (Foto: Thinkstock)
Bagi pasangan yang berniat serius menuju pernikahan, memikirkan tentang pengelolaan keuangan bersama bisa jadi bukan hal yang mustahil. Tidak hanya soal biaya pernikahan kelak, namun ada juga yang bahkan sampai merancang Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersama.
ADVERTISEMENT
Dengan kata lain, pasangan kekasih yang katakanlah telah memiliki penghasilan sendiri kemudian menyisihkan sebagian gaji untuk membayar uang muka atau sudah mulai mencicil.
Perencana Keuangan Eko Indarto menyampaikan agar pasangan yang belum menikah untuk tidak buru-buru mengurus KPR bersama. Mengingat status hubungan yang belum pasti hingga risiko yang mungkin jadi buntut panjang di kemudian hari.
"Sebaiknya kelola sendiri-sendiri dulu," ujarnya ketika dihubungi kumparan, Minggu (14/10).
BTN luncurkan KPR untuk milenial
BTN luncurkan KPR untuk milenial. (Foto: Dok. BTN)
Bagi pasangan yang berniat atau sudah terlanjur mengurus KPR, Eko mengingatkan untuk melakukan antisipasi. Seperti, membuat surat perjanjian kedua belah pihak.
"Sebaiknya sejak awal bikin perjanjian kalau tidak jadi menikah bagaimana, aset yang dibeli menjadi bagaimana, KPR atas namanya siapa. Perjanjian bisa hanya antara diri pasangan atau jika ingin lebih kuat bisa pakai notaris," katanya.
ADVERTISEMENT
Ia menerangkan surat perjanjian yang melibatkan notaris itu tak berbeda jauh dengan pembuatan surat pranikah yaitu menuliskan keinginan dan kesepakatan dalam hal ini terkait KPR.
Eko melanjutkan, langkah antisipasi lain agar persoalan KPR bagi pasangan belum menikah jelas ke depannya bisa menerapkan pembagian pembayaran. Semisal, pihak perempuan membayar uang muka dan pihak laki-laki membayar angsurannya.
"Sehingga, ketika nanti ternyata putus jadi jelas kan uangnya kembalinya bagaimana," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan