kumparan
14 Agustus 2019 19:51

Disebut Bakal Jadi Menteri BUMN, Ini Komentar Sakti Wahyu Trenggono

Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Sakti Wahyu Trenggono
Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Sakti Wahyu Trenggono. Foto: Resya Firmansyah/kumparan
Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Sakti Wahyu Trenggono, santer diisukan akan mengisi jabatan Menteri BUMN di kabinet periode kedua Jokowi‎.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, nama Trenggono masuk dalam daftar susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf yang tersebar melalui pesan singkat, namun kemudian dikonfirmasi hoax oleh Kementerian Kominfo.
Pun dalam keterangan tertulis Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu,‎ Trenggono yang dinilai layak untuk menjabat Menteri BUMN. Selain dekat dengan Jokowi, Trenggono disebut memiliki komunikasi yang baik.
Bendahara TKN Sakti Wahyu Trenggono
Bendahara TKN, Sakti Wahyu Trenggono (tengah). Foto: Fadjar Hadi/kumparan
Saat dikonfirmasi, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan hingga saat ini belum dihubungi Jokowi. Pun dia mengaku tak tahu masuk radar Jokowi atau tidak sebagai calon Menteri BUMN, sebab dirinya tak pernah mendapat informasi apapun.
"Enggak ada (komunikasi). Kalau soal menteri kan hak prerogatif Presiden, saya pun enggak tahu apakah saya jadi calon atau tidak," bebernya saat ditemui di Kawasan Utan Kayu, Jakarta, Rabu (14/8).
ADVERTISEMENT
Ketika disinggung mengenai kesiapannya jika nanti ditunjuk menjadi Menteri BUMN, dia menjelaskan bahwa menjadi menteri bukan perkara siap atau tidak siap, melainkan lebih pada mengabdi pada negara.
"Bukan soal siap enggak siap, tapi lebih pada mewakafkan diri lah. Untuk memperbaiki kinerja ke depan," kata Trenggono.
Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Sakti Wahyu Trenggono
Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Sakti Wahyu Trenggono. Foto: Resya Firmansyah/kumparan
Dia menjelaskan, kinerja BUMN saat ini tidak menggembirakan lantaran belum kompetitif di dunia internasional. Semestinya BUMN yang ada di Indonesia bisa dibanggakan di mata dunia.
"Bukan perlu (diperbaiki) lagi, tapi banyak. Kan kalian bisa melihat, kita enggak punya kebanggan soal itu di dunia internasional. Kan harusnya ada dong kebanggaan itu," paparnya.
Berdasarkan data dari website perusahaan Merdeka Copper Gold, Sakti Wahyu Trenggono sejak 2009 hingga kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Solusindo Kreasi Pratama - Indonesia Tower. Trenggono merupakan alumni S-1 Teknik Industri ITB, ‎dan melanjutkan studi S-2 di Manajemen Bisnis di ITB.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan