Bisnis
·
31 Juli 2021 11:55
·
waktu baca 3 menit

Dua Kasus Pembobolan Rekening yang Viral dan Pelakunya Adalah Suami Sendiri

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Dua Kasus Pembobolan Rekening yang Viral dan Pelakunya Adalah Suami Sendiri (351153)
searchPerbesar
Ilustrasi data rekening bank. Foto: Shutter Stock
Kasus pembobolan rekening bank memang bukan hal baru. Tapi, dua kasus pembobolan bank akhir-akhir ini pelakunya adalah suaminya sendiri.
ADVERTISEMENT
Pertama yaitu kasus @tantrides yang mendadak viral setelah ia memposting melalui twitter karena tabungannya Rp 3,2 juta hilang di akun Jenius dari Bank BTPN. Bank BTPN selaku pemilik aplikasi bank digital Jenius, langsung melakukan investigasi.
Pada 9 Juni 2020 Jenius, merilis hasil investigasi dan menemukan uang tersebut raib bukan karena peretasan data pengguna, melainkan dipakai sang suami nasabah tersebut.
"Kami sudah investigasi dan bertemu nasabah. Ternyata kartu tersebut dipakai suami," kata Digital Banking Head Bank BTPN BTPN, Irwan Tisnabudi, dalam gelaran acara peluncuran layanan baru Jenius secara virtual, Kamis (25/6).
Irwan menjelaskan, dalam kasus uang raib milik nasabah dengan nama akun Twitter @tantrides tidak ada peretasan data. Dia memastikan keamanan dalam sistem aplikasi Jenius.
ADVERTISEMENT
"Tidak ada peretasan data. Bahwa memang ternyata kartu digunakan suaminya sehingga transaksi sebelumnya tidak diketahui," katanya.
Jenius yang diluncurkan pada Agustus 2016, memiliki fitur keamanan variasi seperti PIN, kode OTP, sidik jari, dan password. Irwan mengimbau seluruh nasabah tidak membagikan password ataupun kode keamanan secara ceroboh.
"Keamanan menjadi tanggung jawab bersama. Antara bank dan nasabah," lanjutnya.
Viral Nasabah BRI Ngaku Rekening Dibobol, Ternyata Uangnya Diambil Suami Sendiri
Seorang nasabah BRI Anja Ayu Miranti akhirnya meminta maaf terkait postingan mengenai dugaan pembobolan atau skimming rekeningnya sebesar Rp 35 juta. Sebab, setelah ditelusuri pihak BRI, pembobolan rekening tersebut dilakukan oleh suaminya sendiri dengan cara menarik/ mentransfer uang melalui bank lain.
“Saya ingin meminta maaf dan klarifikasi postingan Saya yang telah viral, mengenai kejadian kehilangan Rp 35 juta dari rekening pribadi suami Saya BNI,” katanya seperti dikutip dalam postingan video akun Anja Gapake Y @njanjani, Sabtu (31/7).
Dua Kasus Pembobolan Rekening yang Viral dan Pelakunya Adalah Suami Sendiri (351154)
searchPerbesar
Ilustrasi data rekening bank. Foto: Shutter Stock
Anja juga meralat pernyataan dia dan suaminya mengenai komplain ke BRI. Ia mengaku tak pernah melakukan komplain tersebut. Ia pun menegaskan dalam kejadian ini bukan kesalahan BRI.
ADVERTISEMENT
“Untuk itu saya minta maaf ke BRI dan seluruh postingan saya yang memberikan informasi yang menyesatkan di sosial media,” imbuhnya.
Terkait dengan pengaduan akun "Anja Gapake Y" (@njanjani) di Twitter atas berkurangnya Saldo Tabungan, Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto menjelaskan perseroan senantiasa merespons setiap keluhan nasabah.
Terkait berita viral nasabah yang mengaku uangnya raib dari tabungan BRI, Aestika menegaskan Call Center BRI tidak pernah menerima pengaduan resmi dari pemilik rekening maupun dari saudari Anja yang merupakan istri dari pemilik rekening melalui pembuatan thread di Twitter yang telah viral tersebut.
Hasil investigasi yang dilakukan BRI atas keluhan tersebut, ternyata pengambilan uang dilakukan secara normal oleh pemilik rekening atau suami dari saudari Anja. BRI mencatat, selama periode Februari 2020-Januari 2021 terdapat transaksi penarikan sebanyak 26 kali dengan jumlah Rp 35,3 juta yang merupakan transaksi normal dan semua transaksi dilakukan pada ATM bank lain.
ADVERTISEMENT
"Hasil investigasi BRI menunjukkan tidak ada indikasi skimming pada rekening tersebut," kata Aestika kepada kumparan.
Lanjut Aestika, nasabah beserta istri telah memberikan pernyataan klarifikasi bahwa transaksi-transaksi yang terjadi adalah transaksi normal menggunakan atm dan pin nasabah.
"Pernyataan dituangkan dan ditandatangani bersama oleh Nasabah dan istrinya di atas meterai," sambungnya.