Emiten Travel Haji dan Umrah (HAJJ) Catat Laba Rp 16 M di Kuartal I 2024

4 Juni 2024 11:44 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Emiten travel atau biro perjalanan haji dan umrah, PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ), mencatatkan pendapatan sebesar Rp 306,06 miliar atau meningkat sebesar 190 persen dari pendapatan per 31 Maret 2023 sebesar Rp 105,68 miliar.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari Laporan Keuangan Interim Perseroan per 31 Maret 2024, Selasa (4/6), HAJJ mampu mencatatkan segmen hotel sendiri mencatatkan pendapatan sebesar Rp 274,78 miliar atau meningkat sebesar 575,75 persen dibanding pencapaian kuartal pertama tahun sebelumnya sebesar Rp 40,66 miliar.
Sementara itu, pendapatan segmen tiket mencapai Rp 24,43 miliar atau menurun sebesar 51,04 persen dibanding pencapaian kuartal pertama tahun sebelumnya sebesar Rp 49,90 miliar.
"Kinerja perseroan pada kuartal pertama tahun ini menunjukkan pertumbuhan yang kuat terutama pada segmen allotment hotel. Kami memang mengarahkan fokus ke segmen hotel karena memiliki margin yang lebih tinggi dibandingkan segmen lain," ujar Direktur Utama PT Arsy Buana Travelindo Tbk, Saipul Bahri.
Selanjutnya, laba kotor perseroan per 31 Maret 2024 tercatat sebesar Rp 16,09 miliar atau meningkat sebesar 124 persen dari pencapaian periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp 7,17 miliar.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, laba sebelum pajak per 31 Maret 2024 sebesar Rp 12,70 miliar atau naik sebesar 150 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 5,08 miliar. Perseroan mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp 9,90 miliar per 31 Maret 2024, meningkat sebesar 150 persen dari pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp 3,97 miliar.
“Pada kuartal pertama tahun ini, Perseroan berhasil mendapatkan lonjakan peningkatan yang signifikan dalam jumlah jemaah umrah selama bulan Ramadan tahun 2024. Selain itu, peningkatan pendapatan juga didapatkan dari meningkatnya pengelolaan kamar perseroan yang berhasil menarik lebih banyak jemaah,” ujar Direktur Keuangan PT Arsy Buana Travelindo Tbk, Agung Prabowo.
Dari sisi neraca keuangan, tercatat total aset per 31 Maret 2024 sebesar Rp 188,68 miliar, menurun sebesar 0,37 persen dari total aset 31 Desember 2023 sebesar Rp 189,39 miliar. Pada sisi liabilitas, Perseroan per 31 Maret 2024 tercatat sebesar Rp 32,13 miliar, menurun sebesar 24,82 persen dari liabilitas 31 Desember 2023 sebesar Rp 42,73 miliar.
ADVERTISEMENT
Kemudian ekuitas Perseroan per 31 Maret 2024 tercatat sebesar Rp156,56 miliar, meningkat sebesar 6,75 persen dari ekuitas 31 Desember 2023 sebesar Rp 146,65 miliar.
Ia juga menyampaikan optimismenya untuk memimpin Perseroan melanjutkan kinerja positif untuk tahun 2024. "Kuartal 1 2024 telah ditutup dengan pencapaian yang sangat baik, hal ini menjadi pemacu kami agar tidak berpuas diri, melainkan tetap melanjutkan inovasi pada segmen perjalanan haji dan umrah yang menjadi sektor andalan perseroan, terutama dalam meningkatkan layanan dan fasilitas untuk jamaah," pungkasnya.