Kumparan Logo
Penandatanganan akta jual beli Pertamedika IHC
Mnteri BUMN Erick Thohir saat Pertamedika IHC melakukan penandatangan akta jual beli dengan tujuh BUMN pemilik tujuh PT Rumah Sakit BUMN.

Erick Thohir ke Korea Selatan, Tindak Lanjuti Vaksin Corona

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mnteri BUMN Erick Thohir saat Pertamedika IHC melakukan penandatangan akta jual beli dengan tujuh BUMN pemilik tujuh PT Rumah Sakit BUMN. Foto: Pertamina
zoom-in-whitePerbesar
Mnteri BUMN Erick Thohir saat Pertamedika IHC melakukan penandatangan akta jual beli dengan tujuh BUMN pemilik tujuh PT Rumah Sakit BUMN. Foto: Pertamina

Menteri BUMN Erick Thohir tengah berada di Korea Selatan. Kepergiannya ke negeri ginseng itu salah satunya dalam rangka pengadaan vaksin corona untuk di dalam negeri.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pengadaan vaksin menjadi salah satu kunci untuk menanggulangi virus ini. Karena itu, selain dari China dan Uni Emirat Arab, Indonesia juga menjalin kerja sama untuk pengadaan vaksin dari Korea Selatan.

"Ini Pak Erick Thohir sekarang lagi ke Korsel, ini juga merupakan bagian dari langkah ini (percepatan vaksin). Kemarin beliau sudah berangkat ke sana," kata Arya dalam diskusi Ngopi BUMN 'BUMN Bahu-Membahu Atasi COVID-19' secara virtual, Kamis (24/9).

Selain mencari vaksin corona dari berbagai negara, Indonesia juga tengah menciptakan vaksin lokal yang disebutnya Vaksin Merah Putih. Rencana vaksin itu mulai produksi pada 2022.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kiri) saat meninjau fasilitas produksi vaksin COVID-19 di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Berdasarkan catatan kumparan, vaksin yang diincar Indonesia dari Korea Selatan adalah Genexine. Pengadaan vaksin ini bekerja sama dengan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Keduanya telah melakukan uji coba klinis vaksin virus corona pada Juni 2020.

Pemerintah menargetkan vaksin corona dengan Genexine bisa diproduksi Agustus 2021. Namun belum diketahui lebih lanjut berapa banyak yang akan diproduksi.

“Uji klinik vaksin COVID-19 rencananya akan dilakukan di bulan Juni 2020. Riset vaksin ini sendiri telah dilakukan kepada primata dan telah terbukti menghasilkan antibodi yang mampu menetralisir virus corona baru, sehingga tahap berikutnya akan diuji kepada manusia,” tulis Corporate Secretary PT Kalbe Farma Tbk, Lukito Kurniawan Gozali, seperti dikutip kumparan Jumat (29/5).