Erick Thohir Ungkap Dana Pensiun BUMN Jadi Ladang Korupsi: Ini Bom Waktu!

2 Desember 2021 15:51
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Erick Thohir Ungkap Dana Pensiun BUMN Jadi Ladang Korupsi: Ini Bom Waktu! (55084)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Asuransi Jiwasraya. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan selama ini dana pensiun, termasuk di BUMN kerap menjadi ladang korupsi. Akibatnya, banyak tagihan pensiun yang tak terbayarkan.
ADVERTISEMENT
"Karena terlalu banyak dana pensiun ini jadi tempat korupsi, yang akhirnya tagihan-tagihan pensiunan tidak terbayarkan," ujar Erick dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR, Kamis (2/12).
Atas dasar itu, Erick mengaku akan mendorong isu dana pensiun masuk dalam perundang-undangan keuangan di tahun 2022. Hal ini dilakukan untuk pembenahan kondisi dana pensiun khususnya di BUMN.
Menurut dia, jika persoalan dana pensiun disebabkan karena kondisi keuangan perusahaan yang buruk, hal tersebut masih bisa dimengerti. Namun banyak kondisi keuangan bermasalah karena ada permainan atau salah kebijakan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Tapi kalau dimainkan investasinya, atau perusahaan membuat produk baru yang high leverage yang akhirnya macet, ini kita sedang konsolidasi," ujarnya.
Erick Thohir Ungkap Dana Pensiun BUMN Jadi Ladang Korupsi: Ini Bom Waktu! (55085)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Erick juga mendorong adanya focus group discussion (FGD) khusus membahas dana pensiun dengan Komisi IV DPR. Sebab, kata dia, Kementerian BUMN juga sudah ada fokus untuk pembenahan dana pensiun pada 2022.
ADVERTISEMENT
"Kita sudah siap, tapi kita tidak bisa langsung membersihkan karena undang-undang yang mengikat, jadi kita tidak bisa mengintervensi. Karena itu jelas di situ si pengelola mendapat kekuasaan penuh tapi pendiri harus top up kalau ada kekurangan," lanjutnya.
"Ini bom waktu yang kita lihat sejak 1,5 tahun yang lalu, cuma dari segala kekurangan kami, kami tidak mampu menyelesaikan dengan cepat. Tapi dana pensiun akan menjadi concern kami di tahun 2022, karena angkanya cukup besar dan cukup kompleks," tutup Erick.
Adapun kasus korupsi dana pensiun di antaranya adalah PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri dan Jiwasraya. Nilai kerugiannya mencapai puluhan triliun dan disebut sebagai korupsi terbesar di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020