Bisnis
·
25 Februari 2021 16:50

Erick Thohir Ungkap Sudah Ada 6.644 Perusahaan Swasta Bakal Vaksinasi Mandiri

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Erick Thohir Ungkap Sudah Ada 6.644 Perusahaan Swasta Bakal Vaksinasi Mandiri (7827)
Menteri BUMN Erick Thohir lantik pejabat di Kementerian BUMN, Rabu (27/1). Foto: Kementerian BUMN
Vaksinasi COVID-19 terus didorong percepatannya. Selain ada vaksin gratis dari pemerintah, perusahaan swasta juga sudah siap ikut berpartisipasi dalam proses vaksinasi mandiri.
ADVERTISEMENT
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan sudah ada ribuan perusahaan swasta bakal ikut di program vaksinasi mandiri.
“Kadin kemarin baru rapat dengan saya sudah ada 6.644 perusahaan mendaftar di Kadin,” kata Erick saat acara Ekonomi Outlook 2021 yang digelar CNBC Indonesia, Kamis (25/2).
Erick merasa peran swasta cukup besar dalam vaksinasi COVID-19 di Indonesia termasuk dari segi anggaran. Apalagi, kata Erick, kebutuhan vaksin di dalam negeri cukup banyak. Sehingga jenis vaksin yang bisa diproduksi di dalam negeri bisa dimaksimalkan.
Erick Thohir Ungkap Sudah Ada 6.644 Perusahaan Swasta Bakal Vaksinasi Mandiri (7828)
Presiden Jokowi melihat proses vaksinasi untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Presiden ke-2 RI Suharto, Wardiman Djojonegoro. Foto: Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden
“Vaksin tak kalah penting ada vaksin merah putih, tentu pemerintah gelontorkan untuk keperluan vaksin ini cukup tinggi, dengan kondisi ekonomi saat ini, penting sekali penghematan budget. Kita ketahui vaksin mandiri jika bisa produksi sendiri bisa hemat budget pemerintah,” ujar Erick.
ADVERTISEMENT
Erick merasa memang yang tidak kalah penting dimaksimalkan adalah vaksin mandiri atau gotong royong. Ia menegaskan pihak swasta harus ikut di vaksin gotong royong agar bisa mempercepat proses vaksinasi COVID-19.
“Nggak kalah penting vaksin gotong royong bisa turut membantu percepatan vaksinasi dilakukan pemerintah. Vaksin gotong royong gratis tapi ini merupakan bagaimana swasta dilibatkan yakni swasta membeli dari pemerintah atau BUMN, vaksin diberikan gratis ke para pekerja masing-masing perusahaan swasta,” tutur Erick.