Bisnis
·
19 Oktober 2020 6:22

Fakta Prabowo Keliling AS dan Eropa: Beli Jet Tempur Hingga Bahas Kerja Sama

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Fakta Prabowo Keliling AS dan Eropa: Beli Jet Tempur Hingga Bahas Kerja Sama (14462)
Menhan AS Mark T Esper berbincang dengan Menhan Prabowo dalam sebuah acara di Bangkok, 20 Agustus 2020. Foto: Twitter/@EsperDoD
Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, akan melakukan kunjungan kerja ke Austria dan Prancis pada 20-22 Oktober 2020. Ini merupakan kelanjutan setelah bertemu Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Mark T Esper.
ADVERTISEMENT
Kunjungan ke Eropa antara lain untuk menjajaki pembelian dan peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista). Di Austria, Prabowo melanjutkan pembahasan rencana akuisisi 15 jet tempur bekas jenis Eurofighter Typhoon untuk menggantikan F-5 Tiger II yang sudah dipensiunkan sejak 2017 lalu.
Prabowo, sebelumnya sudah menyurati Menteri Pertahanan Austria, Klaudia Tanner, pada Juli lalu.
Ihwal rencana kunjungan Prabowo ke Austria itu diungkapkan media Austria, Kronen Zeitung. Dalam laporannya, Kronen Zeitung menyebutkan, Prabowo telah berkirim surat ke Menteri Pertahanan Austria, Klaudia Tanner, pada 8 Oktober 2020
Sebelumnya, kedua menteri pertahanan itu sudah saling berkirim surat. Surat pertama Prabowo disampaikan kepada Tanner pada Juli 2020, yang baru dibalas Tanner dua bulan kemudian atau pada awal September.
ADVERTISEMENT
Sebagai tindak lanjut dari surat tersebut, kemudian pertemuan Menteri Pertahanan kedua negara dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa (20/10).
Fakta Prabowo Keliling AS dan Eropa: Beli Jet Tempur Hingga Bahas Kerja Sama (14463)
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto terima bantuan ventilator dari pemerintah AS. Foto: Kemhan RI

Rencana Prabowo Beli 48 Jet Tempur Rafale dari Prancis

Menhan Prabowo pada 22 Oktober 2020, akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly.
Dikutip dari akun Twitter resmi Kementerian Pertahanan Prancis, Prabowo dan Florence Parly akan melanjutkan pembahasan kerja sama pertahanan yang sudah disepakati kedua negara pada 2017. Kerja sama tersebut meliputi 3 bidang, yakni operasional, pelatihan, dan kemampuan.
"Pada 22 Oktober, Menteri Pertahanan Florence Parly akan menerima Prabowo Subianto, mitranya dari Indonesia," demikian diumumkan akun Twitter @Armees_Gouv seperti dikutip kumparan, Sabtu (17/10).
Dilansir Defenseworld.net, Prabowo dan Florence Parly sebelumnya sudah bertemu pada Januari 2020. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo telah melakukan pembicaraan lanjutan dengan Florence Parly untuk pembelian pesawat jet tempur Rafale, kapal selam Scorpene, dan korvet Gowind.
ADVERTISEMENT
Indonesia tertarik memperoleh 48 jet Rafale, hingga 4 kapal selam Scorpene yang dipersenjatai dengan rudal Exocet SM39 dan dua korvet Gowind seberat 2.500 ton. Pembelian alutsista tersebut diperkirakan bernilai USD 25-28 miliar.