Fokus Cegah Risiko, Zulhas Bakal Rapat Tiap Hari Pantau MBG

4 November 2025 15:28 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fokus Cegah Risiko, Zulhas Bakal Rapat Tiap Hari Pantau MBG
Zulkifli Hasan bakal menggelar rapat harian untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan lancar, transparan, dan bersih dari risiko demi anak Indonesia.
kumparanBISNIS
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menghadiri Town Hall 1 Tahun Kinerja Kemenko Pangan di Grha Mandiri, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menghadiri Town Hall 1 Tahun Kinerja Kemenko Pangan di Grha Mandiri, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
ADVERTISEMENT
Ketua Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bakal menggelar rapat setiap hari untuk memastikan program MBG berjalan lancar dan tanpa risiko.
ADVERTISEMENT
Hal itu disampaikan Zulhas usai memimpin rapat perdana Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG yang dibentuk melalui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 28 Tahun 2025.
Tim ini diketuai oleh dirinya bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, serta melibatkan 13 kementerian dan lembaga.
"Namanya pelaksana harian, maka akan ada tiap hari rapat di sini. Karena program Makanan Bergizi ini mendasar, skalanya besar, bayangkan 82,9 juta penerima manfaat, tentu juga dampaknya besar, juga tantangannya besar," ujar Zulhas di kantornya, Jakarta, Selasa (4/11).
Zulhas memastikan pengawasan menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG setiap hari. "Kita tidak ingin ada risiko apa pun, bukan soal angka yang kena, tetapi ini soal anak-anak kita," ucap dia.
Dalam rapat perdana tersebut, tim juga membahas penyempurnaan tata kelola penyelenggaraan program MBG yang bakal dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).
ADVERTISEMENT
"Sehingga nanti di kabupaten itu ada penanggung jawabnya, di provinsi ada penanggung jawabnya, ada penyelenggara, ada pengawasan, dengan tata kelola yang baik, yang tertib," jelasnya.
Zulhas melanjutkan tata kelola MBG ke depannya akan menggunakan sistem dashboard untuk memastikan pelaksanaan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip good governance.
Selain itu, tim tersebut juga tengah merampungkan Rancangan Perubahan Perpres Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Badan Gizi Nasional yang baru.
"Yang tadinya deputinya itu 4, dengan 3 Waka [Wakil Kepala], satu sekretaris utama, satu inspektorat utama, sebetulnya sudah ada 9, [ini] ditambah 1 untuk memperkuat. Tapi tentu nanti di layer berikutnya, eselon 2-nya akan bertambah banyak, karena pekerjaannya besar dan luas," ujar Zulhas.
ADVERTISEMENT
Dia menyebut pelaksanaan program MBG takkan melibatkan perekrutan baru maupun penyewaan kantor tambahan. Pengelolaan di tingkat daerah bakal dilakukan oleh tim yang sudah ada.
"Tidak sewa tempat yang baru, tidak rekrutan yang baru, tapi dari tim koordinasi diambil nanti untuk mengelola MBG di level provinsi, kabupaten, dan kota," katanya.