kumparan
11 Juni 2018 15:19

Garuda Bidik 1,2 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran

Pesawat Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Maskapai penerbangan pelat merah Garuda Indonesia menargetkan bisa mengangkut 1,2 juta penumpang pada mudik lebaran tahun ini. Jumlah tersebut meningkat sekitar 3% dibandingkan mudik lebaran tahun lalu.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Indonesia Tbk (GIAA), Pahala N Mansury, memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 13-14 Juni mendatang. Untuk mengantisipasi melonjaknya penumpang saat peak season, Garuda juga telah menambah sebanyak 160.000 kursi penumpang.
"Peak season tambahan kursi 160.000 tambahnya, dan 768 tambahan frekuensi isiannya juga terus baik. Tahun lalu ada di atas 75% keterisiannya. Tahun ini kita tunggu sampai akhir masa peak season," kata Pahala saat ditemui di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Senin (11/6).
Sejak hari pertama libur panjang jelang Lebaran, Pahala mengklaim, operasional Garuda di terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta ini berjalan dengan baik.
Hal ini dibuktikan dengan pergerakan penumpang yang sudah mulai mengalami peningkatan sejak 8-10 Juni kemarin dengan rata-rata peningkatan pergerakan penumpang mencapai 30-40% dari periode reguler.
ADVERTISEMENT
"Kami juga berhasil me-maintain capaian OTP (on time performance) sebesar 86% pada periode 8-10 Juni 2018. Khusus di tanggal 10 Juni lalu OTP Garuda Indonesia bahkan menyentuh angka 90%," kata dia.
Pahala menambahkan, untuk dapat memastikan kesiapan operasional, perusahaan berkode emiten GIAA ini akan terus melakukan pengecekan terhadap seluruh aspek layanan penumpang mulai dari pre-flight hingga post flight. Salah satunya dengan mengoptimalkan fitur layanan check-in mandiri melalui counter self check-in, web check-in, hingga phone check-in.
"Memanfaatkan fasilitas self check-in di bandara dan online check-in untuk mengurangi kepadatan. Ada 38 self check-in di sini yang bisa dimanfaatkan," kata dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan