kumparan
7 Desember 2019 17:57

Garuda Diterpa Skandal, Erick Thohir Minta Karyawan Kerja Profesional

Sri Mulyani, Erick Thohi, Brompton, Harley Davidson
Menteri BUMN Erick Thohir saat konferensi pers penyelundupan di pesawat Garuda Indonesia. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Menteri BUMN Erick Thohir meminta para karyawan PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) tetap bekerja profesional, meski perusahaan tengah dirundung skandal penyelundupan barang mewah.
ADVERTISEMENT
Selain itu, dia juga ingin komite audit yang dilakukan Dewan Komisaris Garuda Indonesia melanjutkan investigasi, menelusuri adanya dugaan keterlibatan direksi dalam kasus ini.
"Saya minta seluruh karyawan Garuda Indonesia tetap memberikan pelayanan terbaik untuk para penumpang pesawat," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (7/12).
Kementerian BUMN langsung mengambil tindakan usai kasus penyelundupan Harley Davidson dan dua sepeda Brompton dalam pesawat Garuda Indonesia jenis Airbus A330-900 menyeruak ke publik.
Erick Thohir langsung memecat Direktur Utama PT Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, sebab menjadi pemilik atas barang selundupan tersebut.
Tak hanya Ari, Dewan Komisaris Garuda Indonesia saat ini tengah menyelidiki dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.
ADVERTISEMENT
Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol mengatakan pihaknya bakal menjalankan perintah Erick untuk melakukan investigasi lanjutan terhadap kasus ini.
Erick Thohir bersama Dewan Komisaris Garuda
Erick Thohir bersama Dewan Komisaris Garuda. Foto: Dok. Istimewa
Saat ini, pihaknya telah memberhentikan sementara para direktur yang diduga terlibat secara langsung dan tidak langsung dalam kasus Ari Askhara. Nantinya posisi direksi yang dicopot bakal diganti oleh Pelaksana Tugas.
Berdasarkan sumber kumparan, ada empat direksi yang juga dicopot. Sehingga, seluruhnya ada lima direksi Garuda Indonesia, termasuk Ari Askhara yang dicopot. Hanya dua yang bertahan.
"Kepada seluruh karyawan Garuda Indonesia di mana pun berada dan sedang melaksanakan tugas diminta tetap menjalankan tugasnya seperti biasa. Tidak terganggu restrukturisasi ini dan tetap memberikan pelayanan terbaik untuk penumpang pesawat Garuda Indonesia," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan