kumparan
30 Juli 2018 20:39

Garuda Tunda Penerbitan Global Bond

Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia.
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Reuters/Darren Whiteside)
Maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menunda penerbitan global bond. Sebelumnya Garuda berencana untuk menerbitkan surat utang global di tahun ini.
ADVERTISEMENT
Menurut Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Helmi Imam Satriyono, kondisi pasar yang masih belum stabil menjadi alasan perusahaan berkode emiten GIAA ini untuk menunda penerbitan global bond yang rencananya bakal diterbitkan di Bursa Efek Singapura.
"Kami wait and see, lihat kondisi, (penerbitan global bond) diundur," kata Helmi ketika ditemui di Kantor Garuda Indonesia, Jakarta, Senin (30/7).
Ia menyebutkan, penerbitan global bond tersebut bertujuan untuk melunasi utang perusahaan jangka pendek. Namun, kata Helmi, perusahaan sudah melunasi sejumlah pinjaman jangka pendek melalui sekuritisasi pendapatan dan juga pinjaman perbankan.
Perusahaan juga berencana untuk mengambil pinjaman dari perbankan sekitar USD 500juta. Hingga saat ini Garuda masih melakukan proses negosiasi dengan beberapa perbankan untuk pinjaman sindikasi dan bilateral.
ADVERTISEMENT
"Lihat kondisi (pasar) tapi doain target di pasar lebih bagus. Pinjaman sindikasi (USD 300 juta) pinjaman bilateral (USD 100-200 juta)," tutur Helmi.
Sebelumnya diberitakan, Garuda berhasil menekan kerugian hingga 58,55 persen pada semester I 2018. Jumlah rugi bersih perusahaan menyusut menjadi USD 116 juta atau sekitar Rp 1,68 triliun (kurs Rp 14.400). Sementara rugi bersih pada periode yang sama tahun lalu mencapai USD 281,92 juta.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan