Gubernur BI: Presidensi G20 RI Dorong Digitalisasi Keuangan untuk UMKM

27 Mei 2022 19:50
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Gubernur BI: Presidensi G20 RI Dorong Digitalisasi Keuangan untuk UMKM (177663)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bersiap memimpin pertemuan hari kedua pada Pertemuan Tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 atau Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) di JCC, Jumat (18/2/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan Presidensi G20 Indonesia diharapkan bisa mendorong digitalisasi keuangan khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemanfaatan platform keuangan digital, khususnya untuk UMKM yang dimiliki perempuan dan pemuda, bisa meningkatkan akses pembiayaan.
ADVERTISEMENT
"Negara-negara G20 juga terus mendorong pemanfaatan digitalisasi untuk mencapai inklusi keuangan, melalui penyusunan pedoman implementasi G20 High Level Principle for digital financial inclusion," kata Perry dalam webinar 'Pemberdayaan UMKM Perempuan untuk Inklusi Keuangan', Jumat (27/5).
Presidensi G20 Indonesia juga mendorong agar negara-negara G20 mengembangkan database mengenai produk dan layanan keuangan keuangan di luar kredit untuk meningkatkan pembiayaan UMKM.
Hal ini agar UMKM dapat menggunakan dana dari pembiayaan tersebut untuk meningkatkan kapasitasnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Gubernur BI: Presidensi G20 RI Dorong Digitalisasi Keuangan untuk UMKM (177664)
zoom-in-whitePerbesar
com-Bank BRI mencatat kenaikan transaksi e-channel dan e-banking yang signifikan akibat efek dari penyebaran virus corona di Indonesia. Foto: Dok. BRI
"Produk dan layanan yang dibutuhkan antara lain produk pembayaran, penjaminan kredit, asuransi, dan produk serta layanan non keuangan yang mendukung UMKM seperti manajemen keuangan dan literasi serta edukasi keuangannya," imbuh Perry.
Selanjutnya Presidensi G20 Indonesia juga mendorong penyusunan tool kit sebagai petunjuk pelaksanaan bagi regulator untuk mempersiapkan ekosistem keuangan digital yang aman dan ramah bagi UMKM.
ADVERTISEMENT
Di samping itu harmonisasi data UMKM juga terus dilakukan untuk membantu regulator memberikan pelayanan bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang kurang terlayani.
"Selain itu terus dilakukan dorongan pada pembuat regulasi untuk mempermudah pelaku industri mencapai keseimbangan, antara lain melakukan inovasi untuk mempromosikan inklusi keuangan digital, termasuk mengenali, menilai, memantau, dan mengelola risiko yang muncul, dan melakukan perlindungan konsumen," kata Gubernur Bank Indonesia itu.