kumparan
Bisnis23 Mei 2020 14:30

H-1 Lebaran, Kementan Distribusikan 42 Ton Bawang Merah

Konten Redaksi kumparan
Ilustrasi bawang merah
Ilustrasi bawang merah. Foto: Dok. Kementerian Pertanian
Memasuki H-1 lebaran 2020, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok bawang merah aman. Proses distribusi ke daerah-daerah juga masih tetap berjalan di tengah pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto mengatakan, Kementan baru saja mendistribusikan sebanyak 42 ton bawang merah. Dengan rincian pengiriman untuk tujuan Medan 14 ton, Pematang Siantar 14 ton, dan Air Tiris-Riau 14 ton, yang seluruhnya berasal dari Gudang Larangan-Brebes.
"Kami fasilitasi biaya ongkos kirim untuk mengirim bawang merah dari sentra surplus ke daerah yang minus. Tujuannya untuk menstabilkan harga dan konsumen tidak terbebani dengan penambahan biaya angkut," ujar Prihasto melalui keterangan tertulis, Sabtu (23/5).
Ilustrasi, Bawang Merah
Pekerja menata karung berisi bawang merah di pusat perdagangan bawang komplek pasar Legi Parakan, Temanggung. Foto: Antara/Anis Efizudin
Bawang merah tersebut, katanya, bisa dijual di pasar tujuan dengan harga di kisaran Rp 40.000 hingga Rp 45.000 per kilogram. Lebih murah dari harga pasaran di Riau dan Medan yang saat ini mencapai Rp 60.000 per kg.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Kementan juga telah mendistribusikan sebanyak 22 ton bawang merah dari Cirebon menuju Palembang dan Medan. Langkah itu dilakukan juga untuk menekan harga jual di pasaran.
"Untuk bawang merah, selain biaya distribusi kami sudah anggarkan subsidi biaya sewa gudang untuk tunda jual apabila harga berpotensi turun. Kelompok tani dan Dinas Pertanian yang menyediakan gudangnya, kami yang bayar sewanya," jelasnya.
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
*****
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan