Hadir di 11 Kota, Palftorm Jualan Online Bulog Raih Rp 8 Miliar per Tahun

22 Juli 2022 10:59
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Super Mall Produk Pangan Online PangananDotCom di Gudang Bulog, Jakarta, Selasa (26/11/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Super Mall Produk Pangan Online PangananDotCom di Gudang Bulog, Jakarta, Selasa (26/11/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
ADVERTISEMENT
Perum Bulog menghadirkan platform online yakni iPangananDotCom dalam rangka merespons perkembangan pasar serta menjawab tantangan zaman.
ADVERTISEMENT
Lokasi iPangananDotCom ini terdapat di 11 kota antara lain adalah Jakarta, Tangerang, Bogor, Karawang, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Medan, dan Makassar.
Menurut Sekretaris Perusahaan Bulog Awaludin Iqbal, saat ini pihaknya akan terus mengembangkan jaringan distribusi yang ada. Ia mengatakan bahwa total keseluruhan omzet yang didapat iPangananDotCom adalah Rp 700 juta per bulannya atau hampir mencapai Rp 8 miliar per tahun.
“Untuk secara nasional sebulannya omzet total Rp 700 juta dan per tahun kalau dihitung kurang lebih Rp 8 miliar,” ujar Awaludin kepada wartawan dalam kunjungannya di DC iPangananDotCom, Tambak Aji, Jawa Tengah, Jumat (22/7).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Berdasarkan data dari Bulog, khusus iPangananDotCom di Semarang omzet yang didapat sudah pada tahun 2021 sudah mencapai Rp 400 juta. Dan untuk tahun 2022 ini pada semester pertama omzet iPangananDotCom sudah terkumpul sekitar Rp 137 juta.
Sekretaris Perusahaan Bulog Awaludin Iqbal. Foto: Galang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris Perusahaan Bulog Awaludin Iqbal. Foto: Galang/kumparan
Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mengatakan bahwa sementara ini khusus iPangananDotCom di Semarang masih dalam tahap proses pengenalan. Dia juga mengatakan pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pendapatan.
ADVERTISEMENT
“Upaya yang kami lakukan adalah dengan membuat program promo seperi flash sale kita kemas dengan semenarik mungkin untuk kaum muda milenial atau ibu-ibu muda,” jelasnya.
Sri juga mengatakan bahwa pada saat awal terjadinya pandemi COVID-19 terdapat peningkatan penjualan yang luar biasa. Pasalnya menurut Sri, saat itu banyak masyarakat yang beralih ke pasar online. Namun, karena saat ini kondisi pandemi sudah mulai membaik, penjualan melalui iPangananDotCom kembali turun sekitar 10-15 persen.
“Pas pandemi peningkatan luar biasa sekarang orang bisa belanja ke pasar, itu tantangan bagi kami. Akibat itu, kira-kira kita mengalami penurunan sekitar 10-15 persen,” pungkasnya.