kumparan
23 Oktober 2019 20:37

Harapan Bos Freeport hingga Exxon untuk Menteri ESDM Baru

Menteri Kabinet Indonesia Maju, Arifin Tasrif POTRAIT
Arifin Tasrif diperkenalkan Presiden Joko Widodo sebagai Menteri ESDM saat pengumuman jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Para pelaku usaha sektor energi terlihat menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) Ignasius Jonan kepada Menteri ESDM yang baru, Arifin Tasrif, di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (23/10). Mulai dari Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Presiden Direktur PT Medco Energi Internasional Hilmi Panigoro, hingga President ExxonMobil Indonesia Louise Mckenzie.
ADVERTISEMENT
Mereka pun menyampaikan sederet harapan pada Arifin Tasrif dalam memimpin sektor ini lima tahun mendatang. Tony Wenas misalnya, ia berharap agar iklim investasi terus meningkat dan melanjutkan program-program yang bagus dari menteri sebelumnya.
"Harapannya iklim investasi di bidang ESDM terus meningkat. Dan melanjutkan program-program bagus yang sudah dijalankan," kata Tony.
Tony Wenas
Tony Wenas. Foto: Edy Sofyan/kumparan
Tony yakin, Arifin Tasrif merupakan sosok yang tepat untuk memimpin sektor energi ini. Apalagi, mantan Duta Besar Indonesia untuk Jepang itu bukan sosok yang asing di kalangan pengusaha. Arifin adalah mantan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero).
Nicke Widyawati juga punya harapan yang sama. Pertamina siap mendukung kebijakan-kebijakan dari pemerintah ke depannya.
"Harapannya ke depannya lebih baik lagi dan Pertamina siap support program program pemerintah seperti yang kita lakukan selama ini. Jika ada arahan lebih lanjut dari pemerintah, entah program-program ke depan, tentu kita pun siap untuk support Menteri ESDM yang baru," ujar Nicke.
Nicke Widyawati, RDP Komisi VII DPR, Senayan, Jakarta
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Sementara Hilmi Panigoro menyambut positif masuknya Arifin dalam kabinet baru. Arifin dinilai mampu menggerakan sektor ini, apalagi dia berasal dari kalangan profesional.
ADVERTISEMENT
"Positif dong artinya kembali seorang profesional yang memimpin kementerian ini. Pak Arifin ini kan tumbuh di industri petrokimia jadi mungkin sangat penting saat ini bagi sektor ini," jelas dia.
Hilmi menyebut pembenahan yang penting di sektor ini adalah meningkatkan investasi. Caranya adalah dengan memberikan kepastian pada aturan fiskal, harus dicari terobosan baru. Lalu yang tidak kalah penting adalah meningkatkan produksi migas, misalnya dengan mendorong Enhanced Oil Recovery (EOR).
"Itu menurut saya satu peluang yang bisa dipetik tentunya dengan memberikan term and condition yang tailor made, yang sengaja dibuat untuk itu," kata Hilmi.
Direktur Utama Medco Hilmi Panigoro di Energy Building, Jakarta.
Direktur Utama Medco Hilmi Panigoro di Energy Building, Jakarta, Selasa (2/4). Foto: Ema Fitriyani/kumparan
President ExxonMobil Indonesia Louise Mckenzie mengaku sangat senang dengan terpilihnya Arifin Tasrif sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ia pun berharap ke depannya dapat bekerja sama dengan alumni Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.
ADVERTISEMENT
Louise pun berencana mengundang Arifin datang mengunjungi fasilitas produksi Lapangan Banyu Urip di Blok Cepu. Selama ini, hubungan perusahaan dengan Kementerian ESDM sudah terjalin cukup baik.
"Kami sudah lama memiliki hubungan kerja yang sangat baik dengan pak Jonan dan saya yakin itu akan berlanjut dengan menteri baru," ujarnya.
Menteri Baru Diharapkan Lebih Banyak Mendengar Masukan
Pengamat energi sekaligus Pendiri ReforMiner Institute, Pri Agung Rakhmanto, mengatakan bahwa kehadiran Arifin Tasrif di kabinet sebagai sesuatu yang positif. Paling tidak, kata dia, ada penyegaran di sektor energi. Pun dengan sosok Wamen ESDM, jika nanti dimunculkan, menurutnya harus membawa hal positif, termasuk banyak mau mendengar.
"Yang penting mau banyak mendengar saja sebenarnya, tidak bersikeras dengan mindset-nya sendiri yang belum tentu pas di sektor ESDM," kata dia.
Infografik Menteri Arifin Tasrif
Infografik Menteri ESDM Arifin Tasrif. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Menurutnya, ada beberapa hal yang masih perlu ditingkatkan dalam periode mendatang oleh Arifin dan mitranya nanti. Pertama, dari sisi sektor hulu migas dalam skala besar, termasuk kegiatan eksplorasi, produksi di hulu, maupun di hilir dalam hal pengembangan kapasitas kilang.
ADVERTISEMENT
"Lalu, perubahan jenis kontrak juga membuat investor lebih cenderung wait and see untuk investasi project hulu yang skala besar atau untuk eksplorasi. Di hilir, belum ada investasi asing untuk penambahan kapasitas kilang secara siginifikan," terang Pri Agung.
Pekerjaan rumah yang harus ditingkatkan oleh Menteri ESDM yang baru adalah reformasi subsidi energi. "Ke depannya harus lebih konsisten dalam penerapan kebijakan reformasi subsidi energi. Bilamana perlu dilakukan penyesuaian atau kenaikan harga, sebaiknya ya dilakukan. Jangan terlalu menyandarkan pada pertimbangan politis dan populis," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan