Kumparan Logo

Harga Lagi Naik, Pedagang Kantin Nilai Jatah Makan Siang Gratis Rp 15.000 Kurang

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Simulasi makan siang gratis di SMPN Curug 2, Kamis (29/2/2024). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Simulasi makan siang gratis di SMPN Curug 2, Kamis (29/2/2024). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Pedagang makanan di kantin SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, protes ke Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, terkait anggaran program makan siang gratis Rp 15.000 per anak. Airlangga baru saja menghadiri simulasi makan siang gratis di SMP tersebut.

Airlangga mulanya menanyakan kepada petugas kantin berapa porsi yang disediakan hari ini. Ia lalu menyinggung mengenai jatah Rp 15 ribu per anak.

"Suplainya hari ini berapa? Biasanya jualan di warung berapa porsi? Satu porsinya Rp 15 ribu, cocok harganya?" tanya Airlangga.

Seorang pedagang di kantin SMP Negeri 2 Curug, Nengsih, langsung protes dengan anggaran tersebut. Ia menilai budget Rp 15 ribu terlalu kecil, karena harga bahan pokok mulai merangkak naik.

"Kalau bisa ya ditambahin (jatah anggaran per anak). Karena semua harga bahan lagi pada naik. Karena ini kan anak-anak," kata Nengsih.

Sejumlah siswa menunjukkan makanan gratis saat simulasi program makan siang gratis di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (29/2/2024). Foto: Sulthony Hasanuddin/Antara Foto

Merespons hal itu, Airlangga mengakui harga bahan pokok memang tengah mengalami kenaikan menjelang Ramadan dan Lebaran.

"Karena sekarang kan mau menjelang Lebaran, tapi harga bahan pokok (akan) turun. Itu kan UMKM mencari untung, biasa itu," ungkapnya.

Berdasarkan pantauan kumparan, terdapat empat menu makan siang di SMPN Curug 2. Semua menu tersebut dibanderol senilai Rp 15 ribu sesuai dengan anggaran makan siang gratis per anak.

Adapun empat menu tersebut antara lain siomay, gado-gado, ayam goreng, dan semur telur. Nantinya, setiap anak dianjurkan membawa tempat makan. Kemudian tempat makan itu dikumpulkan secara kolektif dan akan diisi dengan menu seharga Rp 15 ribu.