kumparan
Bisnis20 Mei 2020 9:02

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,23 Persen

Konten Redaksi kumparan
IHSG, bursa efek
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (31/3). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di teritori positif mengawali perdagangan hari ini. IHSG hari ini tidak dimulai dengan perdagangan preopening.
ADVERTISEMENT
Mengawali perdagangan Rabu (20/5), IHSG dibuka menguat 10,303 poin (0,23 persen) ke 4.558,959. Delapan dari 10 indeks sektoral menguat, dengan penguatan paling tinggi dipimpin sektor industri dasar 0,38 persen.
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat. Mengutip data Bloomberg, kurs rupiah terhadap dolar hari ini dibuka di Rp 14.770,00 atau naik 80,00 poin (0,54 persen).

Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:

  • Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 137,95 poin (0,68 persen) ke 20.571,40
  • Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 50,65 poin (0,21 persen) ke 24.438,78
  • Indeks SSE Composite di China turun 7,69 poin (0,27 persen) ke 2.890,89
  • Indeks Straits Times di Singapura turun 1,73 poin (0,07 persen) ke 2.579,60
  • Indeks KOSPI di Korea Selatan naik 7,65 poin (0,39 persen) ke 1.988,26
IHSG, bursa efek
Petugas kebersihan melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (31/3). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama dalam risetnya menyebutkan, IHSG berhasil ditutup menguat 0,83 persen di level 4.548,66 pada 19 Mei 2020. Berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.443,63 hingga 4.318,10. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.747,88 hingga 4.975,54. Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. Di sisi lain, terlihat pola black closing bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG.
ADVERTISEMENT
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
BBNI, Daily (2.240) “Akumulasi Beli” pada area level 3.380 - 3.520, dengan target harga di level 3.860, 4.470, 4.890, dan 6.675. Support: 3.100.
BNGA, Daily (620) “Akumulasi Beli” pada area level 600 - 620, dengan target harga secara bertahap di level 670, 710, dan 750. Support: 590.
INDY, Daily (690) “Akumulasi Beli” pada area level 670 - 690, dengan target harga secara bertahap di level 725, 825, 1.055, dan 1.285. Support: 650 dan 595.
LPPF, Daily (1.330) “Akumulasi Beli” pada area level 1.300 - 1.330, dengan target harga secara bertahap di level 1.370, 1.430, 1.505, 1.685, dan 1.865. Support: 1.230 dan 1.145.
ADVERTISEMENT
WEGE, Daily (154) “Akumulasi Beli” pada area level 150 - 154, dengan target harga secara bertahap di level 158, 180, 202, dan 224. Support: 146 dan 136.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan