IHSG Diprediksi Melemah, Pergerakan Dibayangi Fluktuasi Rupiah

2 Desember 2022 7:22
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Layar menampilkan pergerakan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (14/12/2021). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Layar menampilkan pergerakan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (14/12/2021). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan hari Jumat (2/12). Pada perdagangan hari Kamis (1/12), IHSG ditutup melemah 60,85 poin (0,85 persen) ke level 7.020,803.
ADVERTISEMENT
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya, memperkirakan indeks saham berada di rentang 7.011 - 7.157. Dia mencermati pergerakan IHSG pada akhir pekan masih akan cenderung bergerak sideways.
"Fluktuasi nilai tukar Rupiah masih akan membayangi pergerakan IHSG. Namun dalam jangka menengah hingga panjang IHSG masih memiliki potensi kenaikan sehingga peluang koreksi wajar," tulis William dalam risetnya, Jumat (1/12).
William mengatakan, peluang masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian untuk saham - saham yang memiliki fundamental kuat dan likuiditas tinggi.
Sementara itu, Analis Bina Artha Sekuritas, Ivan Rosanova memproyeksi IHSG berada di level 6.988, 6.937 dan 6.892. Kemudian level resistennya di 7.100, 7.128-7.137 dan 7.200.
"IHSG menghadapi zona support 6.988 - 7.000, di mana penutupan harian di atasnya akan mempertahankan peluang rebound menuju 7.080 kembali," kata Ivan.
Warga melihat layar pergerakan saham di Jakarta, Kamis (24/2/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Warga melihat layar pergerakan saham di Jakarta, Kamis (24/2/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
Ivan mencermati pelemahan IHSG ke bawah zona support tersebut dapat memperpanjang pola koreksi menuju support berikutnya di 6.937. Dia merekomendasikan beberapa saham, yaitu BBNI, BBRI, CPIN, dan HRUM.
ADVERTISEMENT
1. BBNI
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Recommendation: Buy on Weakness Target Price: 10.250 Price Range: 9.500 - 9.600
2. BBRI
Recommendation: Trading Buy Target Price: 5.050 Price Range: 4.880 - 4.930
3. CPIN
Recommendation: Buy on Weakness Target Price: 5.800 Price Range: 5.400 - 5.550
4. HRUM
Recommendation: Trading Buy Target Price: 1.780 Price Range: 1.660 - 1.710.
***
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020