kumparan
6 Juli 2018 9:31

IHSG Kembali Dibuka Melemah

Ilustrasi IHSG. (Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di teritori negatif membuka perdagangan hari ini. Pada perdagangan preopening, IHSG sudah melemah 6,201 poin (0,11%) ke 5.733.131.
ADVERTISEMENT
Mengawali perdagangan Jumat (6/7), IHSG melemah 0,251 poin (0,00%) ke 5.739,081. Sementara itu, indeks LQ45 juga turun 0,716 poin (0,08%) ke 904.885.
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS dibuka di Rp 14.380. Dolar AS memang sempat melemah ke Rp 14.370. Namun dolar AS kemudian menguat tajam dan posisinya sekarang ada di Rp 14.410.
Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:
- Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 185,40 poin (0,86%) ke 21.732,39
- Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 50,07 poin (0,18%) ke 28.132,02
- Indeks SSE Composite di China turun 19,38 poin (0,70%) ke 2.756,18
ADVERTISEMENT
- Indeks Straits Times di Singapura turun 79,42 poin (2,44%) 3.177,20
Binaartha Sekuritas dalam risetnya menyebutkan IHSG berhasil ditutup menguat 0,09% di level 5.739,332 pada 5 Juli 2018. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.703,612 hingga 5.667,892. Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.757,192 hingga 5.775,052.
IHSG merosot usai libur Lebaran (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Berdasarkan indikator, adapun MACD sudah berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah berada di area netral. Terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi profit taking pada pergerakan indeks saham sehingga indeks berpeluang menuju ke area level support.
Menu Saham Pilihan:
ASRI, “Beli” pada level 302-310, dengan target harga secara bertahap di level 360, 416, 474 dan 530. Support: 302 & 292,
ADVERTISEMENT
BRPT, “Beli” pada area level 1.700-1.780, dengan target harga secara bertahap di level 1.820 dan 1.880. Support: 1.690,
BWPT, “Akumulasi Beli” pada area level level 160-170, dengan target harga secara bertahap di level 180 dan 200. Support: 150,
PPRO, “Beli” pada area level 130-136, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 155 dan 180. Support: 130 & 110,
SIMP, “Beli” pada area level 470-480, dengan target harga secara bertahap di level 488, 520, 580, 640 dan 700. Support: 460,
WSBP, “Akumulasi Beli” pada area level 350-360, dengan target harga secara bertahap di level 370, 380, 400, 420 dan 448. Support: 336.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan