kumparan
26 Feb 2019 13:54 WIB

Incar Dana Rp 300 Miliar, Bali United Akan Masuk Bursa Mei 2019

Bali United. Foto: Dok. PT LIB
PT Bali Bintang Sejahtera, badan usaha yang membawahi klub sepak bola Bali United akan melepas saham ke publik lewat initial public offering (IPO) pada tahun ini. CEO Bali United Yabes Tanuri menerangkan, rencana perseroan untuk melantai di bursa saham sudah ada sejak lama.
ADVERTISEMENT
“Kenapa mau IPO? Banyak yang nanyain juga ke saya, fans nanya mengenai angka, mengenai ini (IPO), jadi saya pikir kalau mau terbuka, terbukalah sekalian," tuturnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (26/2).
Bali United disebut sudah menunjuk PT Kresna Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) dari rencana IPO. Namun, ia belum mamaparkan kapan perseroan tepatnya melakukan IPO.
Petinggi Bali United, Pieter Tanuri. Foto: Alan Kusuma/kumparan
Sementara itu, Direktur Keuangan Bali Bintang Sejahtera Yohanes Bunian Moniaga mengungkapkan perusahaan mengincar dana dari IPO sekitar Rp 300 miliar. Adapun besaran persentase saham yang dilepas sekitar 33,3 persen.
“Kira-kira Rp 300-an miliar, detailnya kurang tahu," kata dia
Dia mengungkapkan, perseroan akan menggunakan pembukuan keuangan Desember 2018 lalu untuk IPO tahun ini. Kemungkinan besar IPO akan dilakukan di bulan April atau paling lambat di Mei 2019.
ADVERTISEMENT
"Timetable-nya April atau Mei. Pokoknya kan pakai buku Desember jadi boleh sampai Juni, kita lihatlah," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan