Bisnis
ยท
15 Oktober 2019 9:18

Indosat Resmi Jual 3.100 Menara Telekomunikasi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Indosat Resmi Jual 3.100 Menara Telekomunikasi (40628)
Indosat Ooredoo. Foto: Aditya Panji/kumparan
PT Indosat Tbk (ISAT) resmi menjual 3.100 menara atau tower telekomunikasi miliknya. Rencananya, transaksi jual beli ini akan dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 November 2019.
ADVERTISEMENT
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai dari penjualan ribuan menara tersebut mencapai Rp 6,39 triliun. Angka ini setara dengan 54,30 persen dari ekuitas perusahaan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan 30 Juni 2019.
"Para pemenangnya adalah PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel)," demikian tertulis dalam laporan tersebut, Selasa (14/10).
Mitratel merupakan anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau PT Telkom. Mitratel bergerak di bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi, termasuk pengelolaan menara yang saat ini jumlahnya lebih dari 13.700 menara telekomunikasi.
Sedangkan Protelindo merupakan anak perusahaan yang 99,9997 persen sahamnya dimiliki oleh PT Sarana Menara Nusantara Tbk., perusahaan publik yang sahamnya dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (dengan kode pencatatan: TOWR).
Indosat Resmi Jual 3.100 Menara Telekomunikasi (40629)
Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha (kiri) saat berjabat tangan dengan President Director Sarana Menara Nusantara and Protelindo, Ferdinandus Aming Santoso (kanan), yang disaksikan oleh President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo, Ahmad Al Neama (dua dari kanan) dan Chief Strategy & Experience Officer Indosat Ooredoo, Thomas Chevanne (dua dari kiri) saat penandatanganan perjanjian jual beli menara di Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta (14/10). Foto: Dok. Protelindo
Protelindo memiliki menara telekomunikasi independen terbesar di Indonesia, yang mengoperasikan lebih dari 18.200 tower telekomunikasi. Jumlah tenant-nya lebih dari 30.400 berdasarkan kontrak sewa jangka panjang dengan perusahaan-perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Selain itu, grup Protelindo juga memiliki lebih dari 17.300 km jaringan instalasi kabel fiber optic yang terpasang dan beroperasi komersial di Indonesia dan juga menyediakan pelayanan VSAT ke berbagai pelanggan.
Terkait transaksi antara Indosat dengan Protelindo dan Mitratel, pelaksanaan rencana transaksi didasarkan pada beberapa syarat-syarat pendahuluan. Syarat-syarat ini harus dipenuhi oleh para pihak pada saat penutupan rencana transaksi atau dijadwalkan paling lambat pada tanggal 16 Desember 2019.
Rencana transaksi memiliki dampak positif terhadap keuangan Perseroan di mana pelaksanaan tersebut dapat menaikkan tingkat likuiditas dan solvabilitas keuangan yang kemudian meningkatkan kemampuan pinjaman.
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white