Bisnis
·
14 Januari 2021 15:40

Ingin Produk UMKM Gempur China, Mendag Lutfi Luncurkan Platform Ini

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ingin Produk UMKM Gempur China, Mendag Lutfi Luncurkan Platform Ini (425823)
Menteri Perdagangan Muhammad Lufti, usai serah terima jabatan di Kemendag RI, Rabu (23/12). Foto: Kemendag RI
Kementerian Perdagangan (Kemendag) meluncurkan platform digital bernama Indonesia Store atau IDNStore. Aplikasi yang mewadahi produk UMKM ini dibuat agar produk-produk lokal mampu menembus pasar global.
ADVERTISEMENT
Dalam acara peluncuran secara virtual, Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, mengatakan keberadaan platform digital seperti ini penting untuk mendongkrak nilai perdagangan Indonesia di pasar global. Lutfi memberi istilah, untuk menggempur pasar dunia dengan produk Indonesia, butuh teknologi digital yang mumpuni.
"Kita sedang memberikan kajian bagaimana Kemendag bisa memastikan bahwa perdagangan berbasis elektronik mampu membuat penjual, produk Indonesia menjadi tuan rumah di negaranya serta gempur pasar global," ujar Lutfi dalam virtual launching, Kamis (14/1).
Saat ini, platform IDNStore tercatat mewadahi lebih dari 1.000 UMKM. Adapun yang menjadi mitra dagang dalam platform tersebut, yakni China, Hong Kong, serta Taiwan.
"Platform hari ini secara resmi diluncurkan, kita ingin mendorong suksesnya IDNStore di Republik Rakyat Tiongkok hingga Taiwan," sambungnya.
Ingin Produk UMKM Gempur China, Mendag Lutfi Luncurkan Platform Ini (425824)
Dubes RI untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun saat di Shanghai. Foto: KBRI Beijing
Platform ini memungkinkan terjadinya transaksi yang aktif selama 24 jam, serta mewadahi konsep B2B dan B2C.
ADVERTISEMENT
Sebagai gambaran tahap awal, sudah dilakukan transaksi pelepasan perdana produk Indonesia menuju Hong Kong pada pertengahan Desember 2020, dengan nilai transaksi mencapai USD 150.000.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar RI untuk Beijing, Djauhari Oratmangun, menyambut baik diluncurkannya platform digital tersebut. Dengan adanya aplikasi ini, ia optimistis persoalan defisit neraca perdagangan RI dengan China bisa teratasi.
"Saya berharap tahun 2021 kita berkembang terus, dengan adanya IDNStore, akan ada perbaikan kinerja perdagangan kita," ujarnya.