kumparan
search-gray
Bisnis29 Januari 2018 19:53

Investor Korsel dan China Berminat Biayai Bendungan Jambo Aye di Aceh

Konten Redaksi kumparan
Investor Korsel dan China Berminat Biayai Bendungan Jambo Aye di Aceh (328688)
Bendungan Karian di Kebupaten Lebak (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)
Meski tahun lalu tak ada yang berminat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dijalankan untuk pemenuhan pendanaan proyek pembangunan bendungan.
ADVERTISEMENT
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Imam Santoso mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya menawarkan proyek Bendungan Jambo Aye di Aceh kepada swasta untuk didanai melalui skema KPBU.
“Kita mau coba satu bendungan yang di Jambo Aye, Aceh. Kita optimistis,” ujarnya saat ditemui di Auditorium Kementerian PUPR, kawasan Blok M, Jakarta, Senin (29/1).
Investor Korsel dan China Berminat Biayai Bendungan Jambo Aye di Aceh (328689)
Proyek bendungan dan irigasi (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Dia pun mengungkapkan, Bendungan Jambo Aye memiliki potensi menghasilkan listrik sebesar 106 Mega Watt (MW). Menurut Imam, pihak swasta biasanya tertarik ketika bendungan bisa menghasilkan listrik di atas 100 MW.
“Itu kita coba karena listriknya di sana cukup besar. Kapasitas listriknya kita proyeksikan sekitar 106 MW,” bebernya.
Imam menambahkan, saat ini investor asal China dan Korea Selatan telah menyatakan minat untuk mendanai pembangunan Bendungan Jambo Aye. Adapun nilai investasi untuk pembangunan bendungan itu sekitar Rp 4 triliun.
ADVERTISEMENT
“Nilai investasi itu belum termasuk tanah, nanti tanahnya bisa masuk talangan LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara),” jelasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white