kumparan
26 Des 2018 12:40 WIB

Jamkrindo Targetkan Volume Penjaminan 2018 Sebesar Rp 180 Triliun

Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)
Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menargetkan bisa meraup volume penjaminan sebesar Rp 180 triliun hingga akhir tahun ini. Direktur Utama Perum Jamkrindo, Randi Anto, mengatakan patokan angka tersebut optimis diraih karena perusahaan mampu mencatatkan pertumbuhan positif penjaminan.
ADVERTISEMENT
Diketahui, volume penjaminan Jamkrindo hingga kuartal III 2018 ini sebesar Rp 126 triliun atau tumbuh 14,55 persen dibandingkan dengan volume penjaminan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 110 triliun.
“Angka pasti setelah tutup buku dan target RKP (Rencana Kerja Perusahaan) semua bisa terjaga dan kemungkinan besar semuanya bisa tercapai,” katanya ketika ditemui di Gedung Askrindo, Jakarta, Rabu (26/12).
Launching Logo HUT ke-48 roadshow Jamkrindo (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
Randi menyebut, sektor penjaminan penyumbang pendapatan terbesar ada pada penjaminan Non KUR. “Kalau untuk KUR kita sumbang porsi 37 persen kalau 63 persen penjaminan kredit non KUR,” imbuhnya.
Ke depan, pihaknya optimis bisa bisnis penjaminan masih akan terus bergairah. Apalagi setelah adanya sinergi BUMN melalui PP Nomor 35 Tahun 2018 tentang Peran Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia.
ADVERTISEMENT
“Pada 2019 kita pasti masuk yang sinergi BUMN karena kita mendapat Perpres pemerintah dan sinergi BUMN bisa lebih longgar yang selama ini Jamkrindo terbatas UMKM dengan Perpres ini kita masuk seperti infrastruktur dan sebagainya dan 2019 bisa berjalan,” pungkas dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan