Jelang Pendaftaran CPNS & PPPK 2021, Ini yang Harus Disiapkan & Diketahui

22 Mei 2021 10:31
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemkot Bandung yang diadakan di Graha Batununggal Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemkot Bandung yang diadakan di Graha Batununggal Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
ADVERTISEMENT
Proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dipastikan bakal dibuka mulai 31 Mei 2021. Selain CPNS pemerintah juga membuka formasi untuk PPPK. Hal ini pastinya sudah ditunggu-tunggu bagi kamu yang berminat daftar. Nah, agar kamu tidak bingung dalam persiapan pendaftaran, kumparan telah merangkum informasi tentang hal yang perlu kamu siapkan dan ketahui sebelum mengikuti tes.
ADVERTISEMENT
Simak ya!

Beda CPNS dan PPPK

PNS merupakan Pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai tetap oleh Pejabat Pembina Kepegawaian dan memiliki nomor induk pegawai secara nasional. Sebelum menjadi PNS, statusnya adalah CPNS.
Apabila sudah memenuhi kriteria, mereka baru menjadi PNS dan menerima gaji 100 persen. PNS juga mendapatkan hak yang harus diperoleh, yakni gaji, tunjangan, dan fasilitas. Selain itu ada jatah cuti, jaminan pensiun dan jaminan hari tua, perlindungan, serta pengembangan kompetensi.
Sementara PPPK statusnya tidak tetap karena ada masa perjanjian paling singkat satu tahun dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan dan penilaian kerja.
Perbedaan PPPK dengan CPNS juga terlihat dari tidak adanya jaminan pensiun dan jaminan hari tua. Namun, PPPK tetap berhak memperoleh gaji dan tunjangan, cuti, perlindungan, dan pengembangan kompetensi.
ADVERTISEMENT

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS dan PPPK 2021

Lalu kapan pendaftaran CPNS dan PPPK dibuka? Pendaftaran dibuka pada 31 Mei hingga 21 Juni 2021. Selanjutnya dari 1 Juni hingga 30 Juni 2021 pelaksanaan seleksi administrasi dan pengumuman. Mulai dari tanggal 1 sampai 11 Juli masa sanggah.
Adapun tes SKD dijadwalkan pada bulan Juli hingga September 2021. Selanjutnya dari September hingga Oktober bakal digelar tes SKB.
Terakhir yakni pengumuman di bulan November 2021 serta penetapan NIP di akhir tahun 2021. Sedangkan untuk PPPK Guru digelar tes secara bertahap pada Agustus, Oktober dan Desember 2021.
Ratusan peserta menggunakan alat pelindung wajah saat mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS tahun 2019 tingkat Provinsi Bali di Denpasar, Bali, Selasa (1/9). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ratusan peserta menggunakan alat pelindung wajah saat mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS tahun 2019 tingkat Provinsi Bali di Denpasar, Bali, Selasa (1/9). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Formasi Paling Banyak dalam Rekrutmen CPNS dan PPPK 2021

Ada banyak formasi yang dibuka pemerintah tahun ini. Pertama untuk CPNS di instansi pusat ada penjaga tahanan, analis perkara peradilan, pemeriksa, analis hukum pertanahan, dan perawat. Di tingkat provinsi bidang kesehatan ada perawat, dokter, asisten apoteker, perekam medis, dan bidan.
ADVERTISEMENT
Sedangkan di bidang teknis formasinya ada polisi kehutanan, pengelola keuangan, pranata komputer, pengelola perpustakaan, dan penyuluh pertanian. Selanjutnya di tingkat kabupaten/kota bidang kesehatan diperlukan perawat, bidan, dokter, apoteker, dan pranata laboratorium kesehatan. Sementara di bidang teknis formasinya ada auditor, penyuluh pertanian, pengelola keuangan, pengelola pengadaan barang/jasa, dan polisi pamong praja.
Sementara untuk PPPK, instansi pusat adalah penyuluh KB, penyuluh perikanan, penyuluh kehutanan, perawat, dan perencana. Untuk guru di tingkat provinsi, dibuka formasi untuk guru BK, TIK, matematika, penjaskes, dan guru seni budaya.
Formasi PPPK tingkat provinsi di sektor kesehatan ada perawat, asisten apoteker, pranata laboratorium kesehatan, apoteker, dan bidan. Sementara untuk teknis ada pranata komputer, Teknik jalan dan jembatan, instruktur, pengelola pengadaan barang/jasa, dan penyuluh kehutanan.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya di tingkat kabupaten/kota untuk PPPK formasi guru ada guru kelas, guru penjaskes, guru BK, guru TIK, dan guru agama Islam. Formasi PPPK di kabupaten/kota bidang teknis ada penyuluh pertanian, arsiparis, pranata komputer, pengelola pengadaan barang/jasa, dan pamong belajar. Sedangkan di kesehatan ada perawat, bidan, pranata laboratorium kesehatan, perekam medis, dan asisten apoteker.

Persyaratan CPNS & PPPK

Agar lolos saat seleksi, kamu harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditetapkan. Seperti dilansir dari laman sscn.bkn.go.id, batas usia pelamar CPNS Tahun 2019 saat mendaftar adalah minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun, atau maksimal 40 tahun bagi pelamar yang melamar jabatan dokter spesialis dan dokter gigi spesialis, dosen, peneliti, dan perekayasa yang memiliki kualifikasi pendidikan Strata 3 (Doktor). Ini Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, pelamar CPNS juga tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindakan pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.
Pelamar juga tidak pernah diberhentikan dengan hormat atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, TNI, anggota kepolisian atau pegawai swasta. Selain itu, tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI atau anggota kepolisian, tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik.
Pelamar wajib memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan, sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI, serta persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Hal lain yang Harus Disiapkan

Head of Expertise Group Finance PPM Manajemen, Yanuar Andrianto, menyarankan berbagai persiapan memang harus dimatangkan kalau ingin lolos Calon PNS.
ADVERTISEMENT
Yanuar memberikan kiat-kiat agar lolos seleksi. Mulai dari memiliki growth mindset, pahami deskripsi pekerjaan, latihan secara rutin, hingga mengasah kemampuan Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.
Hal senada juga diungkapkan Septiara yang merupakan PNS formasi tahun 2018. Septiara menuturkan para calon pendaftar bisa belajar dari berbagai cara mulai dari membeli buku kumpulan soal tes CPNS 2021 hingga melalui internet.
Ia mengaku saat itu lebih memilih belajar di internet baik melalui web maupun Youtube yang membahas latihan-latihan soal.
"Pengalaman beberapa teman ada yang enggak bisa lanjut ke tahap selanjutnya, di awal mengirimkan berkasnya itu banyak yang kurang atau salah gitu. Nah karena memang paling awal pemberkasan," kata Septiara mencontohkan salah satu yang mesti diperhatikan dalam mengikuti tes CPNS.
ADVERTISEMENT