Bisnis
·
11 Juni 2021 12:10
·
waktu baca 2 menit

Jokowi Ingin Bandara Jenderal Sudirman Bisa Kerek Ekonomi Jateng

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jokowi Ingin Bandara Jenderal Sudirman Bisa Kerek Ekonomi Jateng (30903)
Sejumlah penumpang menaiki pesawat ATR 72-600 milik maskapai penerbangan Citilink di Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS), Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (3/6). Foto: Idhad Zakaria/ANTARA FOTO
Presiden Jokowi meninjau Bandara Jenderal Besar Sudirman di Purbalingga, Jumat (11/6). Dalam lawatan ini, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
ADVERTISEMENT
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan progres pembangunan bandara yang sudah mulai dioperasikan perdana minggu lalu. Di mana runway bandara telah dibangun sepanjang 1.600 meter.
"Pagi hari ini saya mengunjungi Kabupaten Purbalingga untuk melihat progres perkembangan Bandar Udara Jenderal Besar Sudirman, yang runway-nya telah selesai dibangun sepanjang 1.600 meter dan lebarnya 30 meter," ujar Jokowi dalam virtual conference yang disiarkan Sekretariat Presiden, Jumat (11/6).
"Meskipun terminalnya belum selesai tapi minggu yang lalu telah mulai dilakukan penerbangan dari Jakarta ke Purbalingga, kemudian dari Purbalingga ke Surabaya oleh Citilink. Kita melihat juga penumpangnya lebih dari 70 persen," sambung Jokowi.
Jokowi Ingin Bandara Jenderal Sudirman Bisa Kerek Ekonomi Jateng (30904)
Presiden Joko Widodo. Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
Jokowi berharap, kehadiran bandara ini mampu mengerek pertumbuhan ekonomi. Tak cuma di Kabupaten Purbalingga, melainkan juga seluruh kabupaten yang berada di sekitarnya seperti Cilacap, Banyumas, hingga Kebumen.
ADVERTISEMENT
Dengan rampungnya infrastruktur transportasi ini, dia berharap mobilitas orang, barang dan logistik akan lebih baik. Ini kemudian diharapkan berdampak pada meningkatnya perekonomian Jawa Tengah.
"Kita harapkan mobilitas orang, barang, logistik akan lebih baik sehingga akhirnya memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah bagian selatan ini. Meskipun terminalnya belum selesai, tapi airport-nya sudah dipakai," pungkasnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta meminta agar pembangunan-pembangunan infrastruktur serupa juga dapat mencontoh Bandara Jenderal Besar Sudirman ini. Khususnya soal pengoperasian yang bisa lebih cepat sembari menunggu rampungnya infrastruktur penunjang.
"Saya kira cara-cara cepat seperti ini yang akan terus kita lakukan terhadap airport-airport yang lain yang dalam proses dibangun," tutur Jokowi.