kumparan
12 Jan 2019 19:09 WIB

Jokowi: Tanpa Infrastruktur, RI Sulit Bersaing dengan Negara Lain

Jokowi menyapa senior senior alumni UI (Foto: Jamal Ramadan/kumparan)
Sejak menjabat sebagai Presiden Oktober 2014 lalu, Joko Widodo gencar membangun banyak proyek infrastruktur baru. Selain itu, Jokowi bahkan melanjutkan pembangunan proyek infrastruktur yang sudah lama mangkrak.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya jalan tol, Jokowi membangun infrastruktur di berbagai sektor. Misalnya bandar udara, pelabuhan, hingga kereta api. Jokowi pun mengungkapkan alasan mengapa dia membangun banyak sekali proyek infrastruktur di Indonesia.
"Jadi begini, jadi kenapa ini (infrastruktur) dibangun, ini merupakan syarat dan fondasi bagi kita apabila kita ingin bersaing berkompetisi dengan negara-negara lain," kata Jokowi di acara Deklarasi Alumni UI untuk Jokowi-Amin, di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/1).
Sejumlah kendaraan melintas di jalan Tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi) seksi I. (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Lanjut Jokowi, dengan infrastruktur maka daya saing Indonesia ditingkat global akan meningkat. Dia menilai selama ini infrastruktur Indonesia sangat jauh tertinggal dibandingkan negara lain. Imbasnya, posisi daya tawar Indonesia di tingkat global pun rendah.
"Tanpa basic ini saya meyakini kita akan sulit bersaing dengan negara lain," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Adapun beberapa proyek infrastruktur yang sudah dibangun Jokowi dibedakan menjadi 3 kategori yaitu infrastruktur skala besar, sedang, dan kecil. Untuk skala besar, Jokowi sudah berhasil menyambungkan Tol Trans Jawa dan mulai mencicil pembangunan Tol Trans Sumatera. Lalu ada juga proyek Pelabuhan New Makassar hingga tol pertama di Pulau Kalimantan dan Sulawesi.
"Infrastruktur yang telah kita bangun ini bukan hanya urusan pelabuhan misalnya Pelabuhan Tanjung Makassar New Port tetapi juga airport baru banyak yang telah kita bangun baik di Jawa maupun di luar Jawa," sebutnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan