Bisnis
·
18 November 2020 11:10

Kadin: Kebijakan Pertanian Harus Konsisten Agar RI Jadi Lumbung Pangan Dunia

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kadin: Kebijakan Pertanian Harus Konsisten Agar RI Jadi Lumbung Pangan Dunia (4286)
Rosan Perkasa Roeslani. Foto: Calvin Basuki/ANTARA
Pertanian menjadi salah satu sektor yang bisa bertahan di tengah serangan pandemi COVID-19. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Rosan P Roeslani mengatakan, sektor pangan harus terus didorong termasuk setelah terbebas dari COVID-19.
ADVERTISEMENT
Rosan merasa pengembangan sektor tersebut penting dilakukan agar Indonesia benar-benar bisa menjadi lumbung pangan dunia.
“Untuk dorong dan mewujudkan ketahanan pangan nasional dibutuhkan kebijakan pemerintah yang konsisten, terutama dalam masa dan pasca pandemi untuk wujudkan pengembangan sektor pangan. Sehingga Indonesia menjadi lumbung pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan domestik dan dunia,” kata Rosan saat acara Jakarta Food Security Summit 5 secara virtual, Rabu (18/11).
Kadin: Kebijakan Pertanian Harus Konsisten Agar RI Jadi Lumbung Pangan Dunia (4287)
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) saat meninjau lumbung pangan nasional di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Untuk itu, Rosan mengungkapkan para pemangku kepentingan khususnya di sektor pertanian harus mendorong kesepakatan bersama dalam memajukan sektor pangan atau pertanian. Konsep yang dikembangkan harus inklusif. Kondisi tersebut diharapkan bisa berdampak positif juga ke perekonomian negara.
“Salah satu faktor untuk menjaga stabilitas ekonomi, sosial dan politik dalam situasi pandemi ini adalah meningkatkan pertumbuhan sektor pangan yang sangat strategis karena pembangunan ekonomi berkelanjutan apabila didukung oleh ketersediaan pangan,” ujar Rosan.
ADVERTISEMENT
Rosan menjelaskan sektor pertanian juga masih bisa diandalkan dalam menciptakan lapangan kerja. Ia menganggap peluang pertumbuhan sektor pertanian juga masih cukup besar karena tingginya permintaan baik di dalam maupun di luar negeri.
“Maka pertumbuhan sektor ini perlu diberikan prioritas di masa mendatang karena sektor ini dapat diandalkan untuk mengurangi jumlah pengangguran terbuka, mensejahterakan masyarakat, dan mengentaskan kemiskinan,” tutur Rosan.
“Dalam kaitan itu program pertanian berkelanjutan sebagai sebuah sistem pembangunan berintergrasi seyogyanya dijadikan pedoman dalam pengembangan pertanian di Indonesia,” tambahnya.