Bisnis
·
3 Mei 2021 14:13

KAI Tak Setop Total di Masa Larangan Mudik, Ada Kereta Jarak Jauh Beroperasi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
KAI Tak Setop Total di Masa Larangan Mudik, Ada Kereta Jarak Jauh Beroperasi (38894)
Kereta api jarak jauh. Foto: Dok. KAI
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tak berhenti total di masa larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021. Sejumlah kereta jarak jauh dioperasikan, meski dengan frekuensi pemberangkatan yang terbatas.
ADVERTISEMENT
PT KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto misalnya, menjadwalkan tetap memberangkatkan dua KA jarak jauh selama masa larangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Selain itu, di wilayahnya juga masih akan melintas sejumlah kereta jarak jauh lain untuk rute lintas Jawa.
"Dua kereta api jarak jauh itu adalah KA Serayu relasi Purwokerto-Kiaracondong-Pasarsenen PP dan KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo-Kiaracondong PP," kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Ayep Hanapi, Senin (3/5).
Sedangkan sejumlah kereta api dari Daop lain yang melintas, seperti KA Gajayana, KA Bima, KA Argo Lawu, KA Bengawan, dan KA Pasundan. Kereta tersebut juga melayani penumpang di wilayah Daop 5 Purwokerto pada masa larangan mudik tersebut.
Kendati demikian, dia mengatakan pemberangkatan atau pengoperasian KA-KA tersebut bukan untuk keperluan mudik, melainkan untuk melayani penumpang yang memiliki keperluan mendesak.
KAI Tak Setop Total di Masa Larangan Mudik, Ada Kereta Jarak Jauh Beroperasi (38895)
Petugas berjalan di dekat rangkaian Kereta Api (KA) Serayu di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (12/6). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
"Keperluan mendesak tersebut di antaranya bekerja atau perjalanan dinas, kunjungan kepada keluarga yang sakit, kunjungan duka terhadap anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi satu orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang," katanya.
ADVERTISEMENT
Ayep mengatakan bagi masyarakat yang akan menggunakan jasa kereta api pada periode larangan mudik tersebut wajib melengkapi sejumlah persyaratan, antara lain surat tugas dari instansi/perusahaan atau surat pengantar dari desa/kelurahan
Terkait dengan hal itu, dia mengatakan PT KAI Daop 5 Purwokerto bekerja sama dengan Satgas Penanganan COVID-19 wilayah setempat akan melakukan pengecekan terhadap kelengkapan surat-surat yang dibawa calon penumpang.
"Di samping dokumen tersebut, calon penumpang juga harus membawa bukti surat bebas dari COVID-19 atau hasil tes PCR, antigen, dan GeNose C19 dengan hasil negatif yang berlaku 1x24 jam serta wajib mengikuti berbagai aturan yang diberlakukan selama perjalanan menggunakan kereta api," katanya.
Sesampainya di stasiun tujuan, kata dia, penumpang kereta di masa larangan mudik juga akan menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh Satgas Penanganan COVID-19 setempat.
ADVERTISEMENT