Kisah Pilu DAMRI: Gaji Karyawan Pernah Ditunggak, Kini di Bandung Setop Operasi

28 Oktober 2021 13:48
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kisah Pilu DAMRI: Gaji Karyawan Pernah Ditunggak, Kini di Bandung Setop Operasi (408929)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bus Damri. Foto: ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Perum DAMRI Cabang Kota Bandung, menyetop 8 dari 11 rute bus kota yang mereka kelola. Sebelumnya tanda-tanda masalah keuangan dialami BUMN transportasi ini, dengan menunggak gaji karyawan.
ADVERTISEMENT
Penghentian operasi 8 dari 11 rute bus kota DAMRI di Bandung tersebut, dilakukan mulai Kamis (28/10). Penyebabnya karena ketiadaan biaya operasional.
"Berhubung kinerja keuangan bus Kota Damri Bandung mengalami kerugian dan kesulitan biaya operasional, maka terhitung mulai tanggal 28 Oktober 2021 seluruh pelayanan bus kota Damri untuk sementara berhenti operasional," demikian dinyatakan manajemen DAMRI Kota Bandung, dikutip Kamis (28/10).
Kisah Pilu DAMRI: Gaji Karyawan Pernah Ditunggak, Kini di Bandung Setop Operasi (408930)
zoom-in-whitePerbesar
Calon penumpang membawa tas dan koper untuk membeli tiket bus Damri tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Pool Damri Botani Square, Pajajaran. Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Hal ini dibenarkan Corporate Secretary Perum DAMRI, Sidik Pramono. Menurutnya bus kota DAMRI di Bandung merupakan layanan komersial alias tanpa subsidi. Jadi pihaknya sangat memperhitungkan aspek biaya operasional.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Pelayanan bus kota di Bandung merupakan segmen komersial dan nonsubsidi, sehingga DAMRI harus memperhitungkan keekonomian dalam menjalankan setiap kegiatan operasionalnya," ujarnya.
Sebelumnya hingga medio September 2021 lalu, sebanyak 470 karyawan mulai dari staf hingga pengemudi DAMRI Kota Bandung, ditunggak pembayaran gajinya. Selama 7 bulan, gaji mereka tak dibayar penuh.
Kisah Pilu DAMRI: Gaji Karyawan Pernah Ditunggak, Kini di Bandung Setop Operasi (408931)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bus Damri di Bandung. Foto: Shutterstock
General Manager DAMRI Cabang Bandung Ahmad Daroini, saat itu mengakui upah karyawannya tak dapat dibayar penuh. Tapi pihaknya memastikan bakal tetap membayarkan upah para karyawan melalui skema cicilan tiap bulan. "Setiap bulan tetap ada cicilan pembayaran gaji tapi tidak penuh 100 persen," kata dia.
ADVERTISEMENT
Corporate Secretary Perum Damri, Sidik Pramono, mengaku pembayaran gaji karyawan secara diangsur terpaksa dilakukan akibat dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian perusahaan.
"Terjadi penurunan aktivitas transportasi massal, yang menjadikan keuangan perusahaan tidak baik. Untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir perusahaan mencatatkan kerugian," jelas Corporate Secretary Perum DAMRI itu kepada kumparan, Rabu (16/6).
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020