KKP Bangun 2 Kapal Pengawas Perikanan Anti Ilegal Fishing

10 April 2022 13:51
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
KKP bangun 2 kapal pengawas perikanan anti ilegal fishing. Foto: KKP
zoom-in-whitePerbesar
KKP bangun 2 kapal pengawas perikanan anti ilegal fishing. Foto: KKP
ADVERTISEMENT
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun dua kapal pengawas perikanan berukuran 50 meter di tahun 2022. Kedua kapal dengan teknologi anti illegal fishing tersebut untuk memperkuat armada agar bisa memberantas pencurian ikan di laut Indonesia.
ADVERTISEMENT
Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin, menjelaskan kapal pengawas yang akan dibangun itu dilengkapi dengan peralatan dan permesinan yang canggih.
Beberapa fitur yang dikembangkan di antaranya kecepatan sampai dengan 30 knot, overview wheelhouse 360 derajat yang membuat nakhoda dan perwira kapal bisa melihat ke semua sisi di sekitar kapal, serta teknologi pemutus tali (rope cutter).
"Teknologinya didesain sesuai dengan kebutuhan pemberantasan illegal fishing, di antaranya rope cutter yang mampu memutus jaring yang selama ini sering dilemparkan ke laut untuk menghalangi proses penangkapan kapal illegal fishing," terang Adin melalui keterangan tertulis dari KKP, Minggu (10/4).
Selain itu, Adin mengungkapkan kapal pengawas kelas II dengan panjang 50 meter ini juga dilengkapi water cannon, sea rider dengan kapasitas 5 orang awak kapal, fin stabilizer dan interceptor yang membuat kapal tersebut lebih stabil.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Desain kapal bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (Swakelola Tipe II) ini pemodelannya telah diuji coba di Laboratorium Uji, Balai Teknologi Hidrodinamika, BRIN, Surabaya.
KKP bangun 2 kapal pengawas perikanan anti ilegal fishing. Foto: KKP
zoom-in-whitePerbesar
KKP bangun 2 kapal pengawas perikanan anti ilegal fishing. Foto: KKP
"Kapal ini lebih cepat dan lebih stabil dibanding tipe-tipe sebelumnya untuk kelas kapal yang sama," ungkap Adin.
Lebih lanjut, Adin menjelaskan kedua kapal tersebut akan dibangun oleh PT Palindo Marine -Batam. Kapal itu diharapkan sudah dapat digunakan untuk memperkuat armada pengawasan pada tahun 2023.
Adin menuturkan dalam proses dimulainya pembangunan kapal tersebut telah melibatkan supervisi yang memberikan pembekalan dari berbagi instansi terkait seperti Direktorat Tipidkor Bareskrim POLRI, Kejaksaan Agung, KPK, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dan Kementerian Perindustrian.
ADVERTISEMENT
"Proses pengadaan kedua kapal pengawas ini akan terus diawasi dan disupervisi agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutur Adin.