Komisi VII DPR Setujui Pagu Anggaran Kementerian ESDM Tahun 2023 Rp 5,53 Triliun

22 September 2022 14:11
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif saat mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif saat mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Komisi VII DPR menyetujui penyesuaian Pagu Anggaran Kementerian ESDM RI Tahun Anggaran 2023 senilai Rp 5,53 triliun.
ADVERTISEMENT
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM Arifin Tasrif mengatakan, pagu anggaran naik Rp 600 miliar dari pagu yang ditetapkan pemerintah senilai Rp 5,12 triliun. Tambahan anggaran sepenuhnya untuk infrastruktur bagi masyarakat sebesar Rp 715 miliar.
“Selisih Rp 115 miliar didapat dari kegiatan non infrastruktur Kementerian ESDM. Sesuai hasil banggar 20 September 2022, tambahan pagu Anggaran 2023 adalah sebesar Rp 404,44 miliar,” kata Arifin dalam raker Komisi VII DPR, Kamis (22/9).
Arifin menilai pagu anggaran Rp 5,52 triliun menurun dibandingkan pagu yang ditetapkan rapat kerja sebesar Rp 5,72 triliun. Arifin kemudian mengusulkan perubahan komposisi alokasi anggaran per unit alokasi.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif hadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (27/1).  Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif hadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (27/1). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Ia merinci, alokasi anggaran untuk Setjen ESDM sebesar Rp 330,32 miliar, Inspektorat jenderal sebesar Rp 68,49 miliar, Ditjen Minyak dan Gas Bumi sebesar Rp 1,46 triliun, DItjen Ketenagalistrikan sebesar Rp 669,24 miliar, BPH Migas sebesar Rp 211,22 miliar, dan Badan Geologi sebesar Rp 581,62 miliar.
ADVERTISEMENT
“Anggaran Ditjen Mineral dan Batu Bara sebesar Rp 678 miliar, Dewan Energi Nasional sebesar Rp 56,85 miliar, Badan Pengembangan SDM sebesar Rp 522 miliar,” ujar Arifin.
Ia melanjutkan, alokasi Badan Geologi sebesar Rp 581,62 miliar, Ditjen EBT dan Konservasi Energi sebesar RP 868,71 miliar, dan Badan Pengelola Migas Aceh sebesar Rp 78,92 miliar.
"Komitmen kami melaksanakan proses tersebut di Tahun 2022, sehingga awal tahun 2023 dan masyarakat bisa memanfaatkannya," ujarnya.
Tambahan anggaran Rp 404,44 miliar tersebut, dengan konkret petani menjadi 30.000 paket dan PJU-TS menjadi 31.075 unit.