Bisnis
·
19 November 2020 13:56

Kunjungi Mesir, Sandiaga Uno Cari Peluang Investasi dan Kerja Sama Dagang

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kunjungi Mesir, Sandiaga Uno Cari Peluang Investasi dan Kerja Sama Dagang (45451)
Sandiaga Uno di Cairo, Mesir. Foto: Dok. Pribadi
Pengusaha Sandiaga Uno bersama beberapa pengusaha lainnya berkunjung ke Mesir untuk mencari peluang investasi dan perdagangan pada Rabu (18/11) kemarin hingga pekan depan.
ADVERTISEMENT
"Hari pertama berkunjung di Kairo kita mengadakan pertemuan dengan para pengusaha di sana. Pertemuan ini digagas oleh OK OCE, Terous Foundation, Saba Tour dan Elkasaas untuk meningkatkan perdagangan dan investasi," ujar Sandiaga Uno melalui keterangan tertulis, Kamis (19/11).
Dikatakannya, pihaknya melihat banyak peluang dan pengembangan kerja sama seperti di bidang teknologi informasi, rumah sakit dan teknologi kesehatan, konsep smart school.
"Turut hadir juga Owner Batik Trusmi Cirebon, Ibnu Riyanto yang sedang mengembangkan retail dan pariwisata. Kita juga melihat peluang kerja sama biji kakao ataupun produk protein berbasis peternakan," tambah Sandiaga Uno.
Kunjungi Mesir, Sandiaga Uno Cari Peluang Investasi dan Kerja Sama Dagang (45452)
Sandiaga Uno di Cairo, Mesir. Foto: Dok. Pribadi
Dikatakannya sejumlah produk snack OK OCE yang dibawa juga dapat diterima dengan baik di Mesir. Apalagi kata Sandiaga Uno, Mesir merupakan negara cukup besar dengan jumlah 112 juta penduduk.
ADVERTISEMENT
"Dengan pertemuan ini kita harapkan makin terbuka peluang perdagangan dan investasi dan dapat membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya di Indonesia. Bisnis berbasis fashion muslim memiliki peluang besar jika digagas antar UMKM dengan UMKM, peer to peer," lanjut Sandiaga Uno.
Kunjungi Mesir, Sandiaga Uno Cari Peluang Investasi dan Kerja Sama Dagang (45453)
Sandiaga Uno di Cairo, Mesir. Foto: Dok. Pribadi
Sandiaga Uno juga berharap agar insentif dari pemerintah bagi pelaku usaha UMKM dapat semakin merata dan dipercepat untuk membantu para pelaku UMKM yang sebagian besar terdampak pandemi virus corona.