kumparan
Bisnis27 Februari 2020 17:10

Kurang dari Setahun Bekerja, Karyawan Indosat yang Kena PHK Dapat 14 Kali Gaji

Konten Redaksi kumparan
Irsyad Sahroni
Director & Chief of Human Resources Indosat Ooredoo Irsyad Sahroni. Foto: Nicha Muslimawati/kumparan
Sebanyak 677 orang karyawan PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo, dipastikan terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Perusahaan menjanjikan kompensasi untuk karyawan.
ADVERTISEMENT
Director and Chief of Human Resources Indosat Ooredoo, Irsyad Sahroni, mengatakan disediakan paket kompensasi bagi karyawan yang bersedia di-PHK.
Rata-rata kompensasi yang diterima karyawan mencapai 43 bulan gaji. Ini melebihi aturan dalam Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan sebanyak 32 bulan gaji.
Yang menarik, kompensasi tak hanya diberikan bagi karyawan yang sudah senior atau dengan masa kerja bertahun-tahun. Bagi karyawan anyar dengan masa kerja kurang dari satu tahun juga mendapat kompensasi yang lumayan besar.
"Kurang dari setahun masa kerjanya, dapatnya 14 bulan gaji. Itu sudah sangat besar, tertinggi malah ada yang dapat 70 bulan gaji," kata Irsyad saat berbincang dengan sejumlah media di Plataran Menteng, Jakarta, Kamis (27/2).
Selain itu, Irsyad mengatakan telah menaikkan gaji untuk 677 orang karyawan yang menjadi korban PHK. Menurut dia, gaji mereka itu dinaikkan terlebih dulu 3,5 persen.
Audiensi Serikat Pekerja Indosat dengan Komisi IX DPR
Audiensi Serikat Pekerja Indosat dengan Komisi IX DPR RI, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Foto: Dok. SP Indosat
Irsyad menegaskan, pihaknya juga memberikan penggantian sisa cuti selama 40 hari yang bisa diuangkan. Indosat juga masih memberikan dukungan asuransi hingga Januari 2020 kepada para korban PHK.
ADVERTISEMENT
"Bahkan kami cover juga sampai medical sampai Januari 2021," tuturnya.
Indosat saat ini juga menjalin kerja sama dengan mitra-mitranya, termasuk mitra Managed Service, untuk memberi kesempatan bagi karyawan yang terdampak agar tetap dapat bekerja di bawah naungan mitranya.
"Bagi para karyawan yang memilih untuk tidak menerima paket yang diberikan perusahaan, kami menghargai perbedaan pandangan yang ada dan menghargai hak mereka untuk menempuh jalur sesuai ketentuan yang berlaku. Adapun, kami meyakini bahwa reorganisasi bisnis ini adalah tindakan yang berat namun sangat dibutuhkan agar Indosat Ooredoo tetap bertahan dan bertumbuh," tambahnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan