Bisnis
·
1 Agustus 2020 18:21

Laba Bank Danamon di Semester I 2020 Anjlok 53,4 Persen, Jadi Rp 845 Miliar

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Laba Bank Danamon di Semester I 2020 Anjlok 53,4 Persen, Jadi Rp 845 Miliar (62873)
Bank Danamon dan BNP Tuntaskan Penggabungan yang dikeluarkan hari ini. Foto: Dok. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 845 miliar sepanjang semester I 2020. Angka tersebut anjlok 53,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp 1,81 triliun.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama Bank Danamon, Yasushi Itagaki, mengatakan di tengah kondisi yang menantang ini, perusahaan telah memperkokoh pondasi dengan likuiditas yang stabil dan komposisi pendanaan yang lebih sehat.
"Diperkuat oleh tingkat permodalan yang tinggi dan mampu membawa kami menjadi Bank BUKU 4 serta mempersiapkan kami dalam menghadapi tantangan ekonomi," kata Itagaki dalam keterangan resmi yang diterima kumparan, Sabtu (1/8).
Sementara itu, rasio biaya terhadap pendapatan (Cost-to-income ratio) berada pada 46 persen, membaik 4,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada semester pertama tahun ini, Bank Danamon memperkuat pendanaan. Hal ini tercermin dari Giro dan Tabungan (Current Account and Savings Account/CASA) yang tumbuh 14 persen menjadi Rp 62,1 triliun.
Sehingga rasio CASA meningkat 53,2 persen dari 46,4 persen pada periode yang sama tahun lalu. Dengan demikian, CASA mencakup lebih dari setengah total dana pihak ketiga Bank Danamon dengan rasio CASA sebesar 53,2 persen.
ADVERTISEMENT
Rasio intermediasi makroprudensial (RIM) atau Macroprudential Intermediation Ratio pada posisi 95,1 persen di akhir semester pertama 2020, sejalan dengan target likuiditas yang ditetapkan manajemen.
"Rasio kecukupan modal Bank Danamon (capital adequacy ratio/CAR) tetap menjadi salah satu yang terkuat di kelasnya setelah penetapan status sebagai Bank BUKU 4. CAR konsolidasian tercatat pada 23,4 persen pada akhir Juni 2020," ujarnya.
Sedangkan dari sisi pendapatan, operasional, dan laba perusahaan sebelum provisi masing-masing tumbuh sebesar 6 persen dan 15 persen.
Hal ini didorong pertumbuhan 16 persen pada kredit di segmen Enterprise Banking dan pertumbuhan 18 persen pada fee based income, jika dibandingkan setahun sebelumnya.
Kredit di segmen Enterprise Banking yang terdiri dari segmen Perbankan Korporasi, Perbankan Komersial, dan Institusi Keuangan atau EB & FI, juga naik 16 persen menjadi Rp 51,2 triliun.
Laba Bank Danamon di Semester I 2020 Anjlok 53,4 Persen, Jadi Rp 845 Miliar (62874)
Bank Danamon. Foto: Reuters/Beawiharta
Itagaki mengatakan, pertumbuhan segmen ini didukung kolaborasi Danamon dengan MUFG. Selain itu, segmen Perbankan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan kredit Consumer Mortgage masing-masing berada pada Rp 27,3 triliun dan Rp 8,7 triliun per akhir Juni 2020.
ADVERTISEMENT
Sedangkan rasio kredit bermasalah atau NPL pada akhir semester pertama 2020, tercatat di posisi 4,1 persen
Untuk pembiayaan kendaraan bermotor, Adira Finance mencatat pembiayaan total Rp 50,4 triliun pada semester pertama tahun ini, di tengah perlambatan industri otomotif. Total portofolio kredit dan trade finance tercatat Rp 142,7 triliun pada akhir Juni 2020.
Sedangkan dari sisi pendapatan komisi atau fee income tumbuh 18 persen dibandingkan setahun sebelumnya menjadi Rp 1,96 triliun.
Kenaikan ini didukung pertumbuhan dari Bancassurance dan jasa wealth management serta keuntungan kegiatan treasuri melalui perdagangan marketable securities dan valuta asing yang tumbuh 134 persen.