kumparan
30 Agustus 2018 8:49

Lion Air soal Rencana Kenaikan Tarif Batas Bawah Pesawat: Kami Ikuti

Lion Air
Lion Air. (Foto: Wikimedia Commons)
Industri penerbangan sedang terpukul oleh pelemahan rupiah dan kenaikan harga avtur. Kedua hal ini membuat biaya operasional maskapai penerbangan membengkak.
ADVERTISEMENT
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya mengambil tindakan setelah adanya desakan dari beberapa maskapai penerbangan nasional untuk menaikkan tarif batas bawah menjadi 35 persen, dari sebelumnya 30 persen.
Terkait rencana kenaikan tarif batas bawah ini, maskapai penerbangan Low Cost Carrier (LCC) Lion Air menyatakan akan mengikuti keputusan yang diambil pemerintah.
"Dari kami mengenai keputusan Kemenhub terkait tarif batas bawah, kami akan mengikuti," ucap Corporate Communication Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, kepada kumparan, Kamis (29/8).
Namun Danang enggan menjelaskan lebih lanjut apakah kebijakan itu akan berdampak positif atau negatif bagi Lion Air.
Saat ini usulan kenaikan tarif batas bawah tersebut sedang dalam tahap pengkajian dan sosialisai dengan Kementerian Koordinator Bidang Maritim.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya beberapa maskapai penerbangan mengeluhkan pelemahan nilai tukar rupiah yang membuat tekanan terhadap biaya operasional. Sebab, pelemahan nilai tukar rupiah yang menyebabkan biaya avtur tersebut membengkak tidak diikuti dengan penyesuaian tarif.
Maskapai mengaku sudah mengusulkan kenaikan tarif tersebut melalui organisasi penerbangan atau Indonesia National Air Carrier Association (INACA). Usulan tersebut juga sudah disampaikan langsung melalui perusahaan maskapai penerbangan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan