Luhut: Ekonomi RI Salah Satu yang Terkuat di Dunia, Pengamat New York Apresiasi

27 September 2022 12:31
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pertemuan Menko Marves Luhut Pandjaitan dengan Menlu AS Anthony Blinken. Foto: Kemenko Marves
zoom-in-whitePerbesar
Pertemuan Menko Marves Luhut Pandjaitan dengan Menlu AS Anthony Blinken. Foto: Kemenko Marves
ADVERTISEMENT
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut ekonomi Indonesia saat ini merupakan salah satu yang terkuat di dunia. Dunia saat ini, kata Luhut, tengah dihadapkan pada berbagai krisis ekonomi.
ADVERTISEMENT
"Saya menyampaikan bahwa Indonesia menjadi salah satu ekonomi kuat salah satunya di dunia," ujar Luhut dalam acara puncak Hari Maritim Nasional pada Selasa (27/9).
Luhut yang belum lama ini kembali dari New York, menyebut bahwa para pengamat ekonomi yang ia temui di sana memuji penanganan ekonomi Indonesia. Dia mengeklaim bahwa penanganan ekonomi dalam negeri saat ini sudah sangat baik.
"Dengan apa yang kita miliki sekarang, semua pengamat-pengamat yang saya temui kemarin di New York memberikan apresiasi terhadap ekonomi Indonesia, terhadap penanganan ekonomi Indonesia yang dianggap oleh mereka itu sangat baik," sambung Luhut.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

Ancaman Krisis Ekonomi Global

Pada kesempatan yang sama, Luhut juga membawa kabar akan adanya ancaman krisis ekonomi global. Kebijakan bank sentral Amerika Serikat untuk menaikkan tingkat suku bunga menjadi salah satu pemicunya.
ADVERTISEMENT
Di samping itu, juga konflik yang terjadi antara Rusia-Ukraina kemudian China-Taiwan. Konflik global ini berdampak pada krisis energi dan pangan.
"Dunia diramalkan, saya kemarin ke New York mereka mengatakan bahwa dunia akan masuk ke global krisis atau perfect strome akan terjadi dalam beberapa lama ke depan ini," ujarnya.
"Kita bersyukur sampai hari ini dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo, kita masih mampu meredam keadaan ini. Tapi pertanyaannya berapa lama kita bisa? Tapi saya percaya kalau kita semua kompak," sambung Menko Marves itu.