Luhut Lapor ke Jokowi, Banyak Kerja Sama Luar Negeri Tak Utamakan Produk Lokal

24 Mei 2022 18:19
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, di Istana. Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, di Istana. Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden
ADVERTISEMENT
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan masih banyaknya kontrak kerja sama dengan negara lain yang tak mengikutsertakan penggunaan produk lokal.
ADVERTISEMENT
Ini dilaporkan Luhut pada Presiden Jokowi dalam kegiatan evaluasi aksi Bangga Buatan Indonesia. Sebagai menteri yang ditunjuk jadi pemegang komando gerakan bangga buatan Indonesia, Luhut berharap kerja sama ini bisa dinegosiasi ulang kontraknya.
"Semua bilateral loan agreement perlu mengutamakan PDN, karena apa yang kami catat, semua bilateral loan agreement memakai barangnya dia itu," ujar Luhut pada Selasa (24/5).
"Itu saya pikir merugikan kita, perlu negosiasi ulang pada kontrak yang tidak berpihak pada PDN, banyak sekali Bapak Presiden kami temukan hal ini," ujar Luhut.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Selain itu, Luhut juga mendorong dibuatnya e-katalog lokal oleh seluruh Pemda. Saat ini, menurut Menko Luhut, baru 46 pemda yang sudah menayangkan produk lokal dalam bentuk e-katalog.
ADVERTISEMENT
"Kami mohon Kemendagri perlu memastikan 496 pemda segera menayangkan e-katalog lokal pada Selasa (31/5)," pungkas Luhut.
Luhut juga mengingatkan adanya sanksi yang dijatuhkan kepada para pejabat pengadaan barang dan jasa apabila tidak mengutamakan pemakaian barang UMKM.
"Berupa pertama peringatan tertulis, kedua denda administrasi, atau pemberhentian dari jabatan pengadaan barang dan jasa. PP sudah ada tinggal kami eksekusi," pungkas Purnawirawan Jenderal TNI itu.