kumparan
8 November 2018 19:12

Malaysia Tertarik Beli AC Gerbong Kereta Produksi INKA

Pabrik PT INKA, Madiun, Jawa Timur
Suasana Pabrik PT INKA (Persero) di Madiun, Jawa Timur, Kamis (7/11). (Foto: Abdul Latif/kumparan)
PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA tengah melakukan negosiasi dengan Malaysia terkait ketertarikan Negeri Jiran tersebut untuk memesan mesin berpendingin atau AC gerbong kereta sebanyak 260 unit. Proses negosiasi keduanya masih dilakukan hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
"Awalnya mereka (Malaysia) memperbaiki AC kereta api di kami. Namun setelah berhasil mereka tertarik untuk mengambil AC kereta api dari kita," ungkap Sekretaris Perusahaan INKA Ketut Astika kepada kumparan, Kamis (8/11).
Ketut menambahkan, sejauh ini Malaysia tertarik untuk memesan 260 unit AC gerbong kereta. Hanya saja untuk rincian pastinya masih dalam negosiasi, apakah semua unit dipesan dalam kondisi baru atau sebagian dalam bentuk rekondisi.
Direktur Utama PT INKA, Budi Noviantoro, Pabrik PT INKA, Madiun, Jawa Timur
Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro berpose di kereta LRT di Pabrik PT INKA, Madiun, Jawa Timur, Rabu (7/11). (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
"Rekondisi harga akan lebih murah," imbuhnya.
Sementara itu Direktur Utama INKA Budi Noviantoro memperkirakan nilai kotrak proyek pengadaan AC gerbong kereta yang dipesan Malaysia mencapai sekitar Rp 91 miliar. Harga satu unit AC gerbong kereta produksi INKA sekitar Rp 300 juta-Rp 350 juta.
"Kalikan 260 (unit) butuh anggaran yang besar," katanya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan