kumparan
29 Juli 2019 14:46

Mandiri Blokir 2.600 Rekening saat Sistem Eror

Preskon Ombudsman, Bank Mandiri
Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi memberikan keterangan pers terkait error system Bank Mandiri di Ombudsman, Jakarta, Senin (29/7). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Direktur Bisnis dan Jaringan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Hery Gunardi baru saja memberikan klarifikasinya kepada Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mengenai permasalahan berkurangnya saldo nasabah pada Sabtu (20/7). Hery mengakui, saat itu ada 1,5 juta nasabah yang terkena dampak dari permasalahan tersebut.
ADVERTISEMENT
Untuk itu, Hery mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat mengatasi permasalahan itu dengan melakukan pemblokiran ke rekening nasabah.
“Nah, memang pada saat itu kita melakukan blokir sekitar 2.600 rekening, tapi satu malam itu sudah di-review semua selesai,” kata Hery di kantor Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin, (29/7).
Preskon Ombudsman, Bank Mandiri
Konferensi Pers Ombudsman bersama Bank Mandiri terkait error system Bank Mandiri di Ombudsman, Jakarta, Senin (29/7). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Hery menjelaskan, dari 2.600 nasabah yang diblokir itu ada yang mendapatkan kelebihan saldo dari permasalahan yang bermula karena perbaikan sistem. Ia mengungkapkan, pihaknya langsung melakukan pendekatan persuasif kepada nasabah yang sudah menarik uang di rekeningnya yang bertambah.
“Jadi artinya customer itu bisa diajak bicara pada akhirnya mereka sih sadar. Jadi kalau memang tidak ada kesalahan atau customer tidak melakukan apa-apa, ya itu kan di mana kita lakukan. Nah, dari sisi komplain itu, kemarin ada sekitar 3.300 kurang lebih komplain,” ujar Hery.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Hery menuturkan, Bank Mandiri tidak bisa langsung mengambil kelebihan dana di rekening para customer. Sehingga nasabah yang harus mengembalikan dana harus mengikuti sesuai prosedur yang ada. Sebab mengenai rekening, kata Hery, memang menjadi kewenangan nasabah.
Preskon Ombudsman, Bank Mandiri
Konferensi Pers Ombudsman bersama Bank Mandiri terkait error system Bank Mandiri di Ombudsman, Jakarta, Senin (29/7). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Hery memastikan, segala permasalahan itu sudah hampir selesai diproses. Ia berharap semua segera rampung.
“90 persen sudah (mengembalikan dana),” tutur Hery.
Dari permasalahan ini, anggota Ombudsman RI Dadan S. Suharmawijaya menilai memang ada malfungsi pada sistem. Dadan mengungkapkan, para nasabah juga sudah mendapatkan back up yang baik dari Bank Mandiri. Ia juga memastikan tidak ada unsur kejahatan dari permasalahan ini.
"Kami juga memastikan bahwa hal ini tidak ada kaitannya dengan cyber crime," ujar Dadan.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan