Bisnis
·
15 September 2020 11:02

Mau Reverse Stock, Saham Bank Banten Ditaksir Cuma Seharga Rp 5

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mau Reverse Stock, Saham Bank Banten Ditaksir Cuma Seharga Rp 5 (214657)
Gedung Bank Banten. Foto: bankbanten.co.id
PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten akan melakukan reverse stock atau penggabungan nilai nominal saham. Untuk setiap 10 saham emiten berkode BEKS itu, akan digabungkan menjadi 1 saham baik untuk saham seri A maupun seri B.
ADVERTISEMENT
Untuk kepentingan tersebut, Perseroan telah melakukan penilaian harga saham wajar berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per tanggal 30 Juni 2020 (Audited). Dikutip dari keterbukaan informasi BEKS ke Bursa Efek Indonesia (BEI), penilaian harga saham tersebut dilakukan oleh Kantor Jasa Penilaian (KJPP) Maulana, Andesta dan Rekan (MAR).
"KJPP menyatakan nilai pasar wajar 100 persen saham Bank Banten pada tanggal 11 September 2020 adalah sebesar Rp 4,68 per lembar saham. Bilamana diperhitungkan dengan jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, maka harga pasar wajar saham Perseroan adalah Rp 5 per saham yang merupakan hasil pembulatan nilai wajar batas atas," demikian dinyatakan di keterbukaan informasi BEI, dikutip kumparan Selasa (15/9).
Mau Reverse Stock, Saham Bank Banten Ditaksir Cuma Seharga Rp 5 (214658)
Ilustrasi pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Dengan demikian, lanjut informasi itu, rasio penggabungan nilai nominal saham (reverse stock) yang akan dilaksanakan harus sekurang-kurangnya mencapai harga saham dan nilai nominal sebagaimana disyaratkan BEI.
ADVERTISEMENT
Sesuai peraturan BEI Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, batasan terendah harga saham yang dimasukkan ke Jakarta Automated Trading System (JATS) untuk diperdagangkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai yakni Rp 50 per saham.
Sementara nilai nominal saham setelah reverse stock, untuk saham Seri A yang semula Rp 100 menjadi Rp 1.000 per saham, dan nilai nominal saham Seri B yang semula Rp 18 menjadi Rp 180 per saham.
Selain akan melakukan penggabungan nominal saham, Bank Banten juga akan menerbitkan saham baru atau rights issue dengan klasifikasi saham seri C dengan nominal yang berbeda. Baik reverse stock maupun akan ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS Luar Biasa pada Jumat (2/10) mendatang.
ADVERTISEMENT