Mendag Lepas Ekspor Pinang Jemaah Tani Muhammadiyah ke Arab Saudi

30 Oktober 2023 18:34 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mendag Zulhas lepas ekspor pinang ke Arab Saudi. Foto: Kemendag RI
zoom-in-whitePerbesar
Mendag Zulhas lepas ekspor pinang ke Arab Saudi. Foto: Kemendag RI
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan melepas ekspor komoditas pinang belah senilai Rp 542 juta dari Lampung ke Arab Saudi, Senin (30/10). Produk tersebut merupakan produksi Jemaah Tani Muhammadiyah JATAM, program pemberdayaan petani berbasis komunitas di bawah organisasi masyarakat Muhammadiyah.
ADVERTISEMENT
Zulhas mengapresiasi kinerja JATAM dan Muhammadiyah yang sukses mengantarkan produk petani lokal merambah pasar internasional. Ia berharap akan lebih banyak produk pertanian Indonesia yang diekspor.
"Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada para pimpinan dan pengurus Muhammadiyah Provinsi Lampung karena telah giat membina dan melahirkan eksportir berbasis komunitas," ungkap Zulhas.
Zulhas menekankan bagaimana program berbasis komunitas bisa menerobos halangan ekportir, khususnya dari kalangan petani.
"Bentuk usaha ini selalu efektif untuk mengatasi hambatan yang biasanya selalu dihadapi oleh eksportir baru, yaitu kapasitas produksi serta modal usaha, dikarenakan dapat diatasi dengan gotong-royong dalam satu komunitas," ujar Zulhas.
Mendag Zulhas lepas ekspor pinang ke Arab Saudi. Foto: Kemendag RI
Ekspor kali ini mengirim 1 kontainer pinang belah total 18 ton dengan tujuan Jeddah, Arab Saudi. Total nominal perdagangannya mencapai Rp 542 juta.
ADVERTISEMENT
Zulhas menegaskan peluang ekspor selalu terbuka. Tugas Kemendag untuk memfasilitasi hal tersebut. Untuk itu, Zulhas berharap para petani bisa terus meningkatkan kualitas produk.
"Hasil petani kita sebenarnya digemari seluruh dunia, kami Kemendag membuka akses itu, akses pasar, agar produk-produk kita mudah diterima negara-negara tersebut," ujar Zulhas.
Zulhas ingin langkah ekspor produk pertanian Lampung tidak berhenti di sini. Ia berharap bagaimana petani tidak hanya mengirim produk mentah tapi juga produk olahan yang punya nilai tambah.
"Semoga ekspor kali ini akan menginspirasi pelaku usaha lainnya di Lampung untuk terus melakukan ekspor sebagai bagian dari upaya kita bersama dalam pemulihan ekonomi nasional," tutur Zulhas.