Bisnis15 September 2020 14:34

Menko Airlangga: Dana Pemerintah di Perbankan Daerah Baru Terserap Rp 1,8 T

Konten Redaksi kumparan
Menko Airlangga: Dana Pemerintah di Perbankan Daerah Baru Terserap Rp 1,8 T (301167)
Menkeu Sri Mulyani dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers terkait dampak virus corona di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/3). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Pemerintah menempatkan dana di beberapa perbankan milik negara hingga bank pembangunan daerah (BPD) demi mendorong penyaluran kredit sekaligus memulihkan ekonomi nasional. Meski demikian, penempatan dana di BPD masih lebih rendah.
ADVERTISEMENT
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, realisasi penyaluran penempatan dana pemerintah di BPD baru Rp 1,8 triliun. Padahal, pemerintah menempatkan dana di BPD mencapai Rp 11,5 triliun dan ditargetkan dapat berekspansi hingga dua kali lipatnya.
"Di BPD sudah ditempatkan Rp 11,5 triliun dan baru disalurkan Rp 1,8 triliun, dan ini masih terus bergulir karena bank yang disalurkan adalah bank kecil," ujar Airlangga dalam Sarahsehan Virtual 100 Ekonom, Selasa (15/9).
Adapun tujuh BPD yang sudah menerima penempatan dana antara lain PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk senilai Rp 2,5 triliun, PT Bank DKI Jakarta Rp 2 triliun, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Rp 2 triliun, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Rp 2 triliun, dan PT Bank SulutGo Rp 2 triliun.
Menko Airlangga: Dana Pemerintah di Perbankan Daerah Baru Terserap Rp 1,8 T (301168)
Bank Jatim cabang Thamrin, Jakarta Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Berbeda dengan BPD, penempatan dana pemerintah di bank BUMN hampir mencapai target. Realisasinya mencapai Rp 79,7 triliun atau setara 265,7 persen dari alokasi yang ditempatkan pemerintah sebesar Rp 30 triliun.
ADVERTISEMENT
Pemerintah menargetkan dana yang ditempatkan di bank pelat merah itu bisa berekspansi tiga kali lipatnya atau sebesar Rp 90 triliun. Artinya, penempatan dana tersebut sebesar 88,5 persen dari target ekspansi.
"Penempatan dana di Himbara sudah disalurkan Rp 79,7 triliun atau masih belum capai target yang diharapkan Rp 90 triliun. Hampir dekati target," pungkasnya.
Pemerintah telah menempatkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional sebesar Rp 30 triliun di himpunan bank-bank milik negara (Himbara) pada 25 Juni lalu. BRI memperoleh dana Rp 10 triliun, Bank Mandiri Rp 10 triliun, serta BNI dan BTN masing-masing Rp 5 triliun.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white