Menteri ATR Hadi Tjahjanto Akan Turun ke Lapangan Cek Masalah Mafia Tanah

15 Juni 2022 21:04
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Mantan Panglima TNI Marsekal Purn Hadi Tjahjanto saat serah terima jabatan Menteri ATR/BPN. Foto: Akbar Maulana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Panglima TNI Marsekal Purn Hadi Tjahjanto saat serah terima jabatan Menteri ATR/BPN. Foto: Akbar Maulana/kumparan
ADVERTISEMENT
Presiden Jokowi resmi melantik Marsekal (Purn) TNI Hadi Tjahjanto menjadi Menteri ATR/ Kepala BPN menggantikan Sofyan Djalil siang hari ini, Rabu (15/6).
ADVERTISEMENT
Meski baru dilantik hari ini, Hadi menyatakan keseriusannya dalam menangani persoalan pertanahan di Indonesia. Dia mengatakan akan segera mengadakan pertemuan dengan jajarannya dan langsung turun ke lapangan pekan ini juga.
"Walaupun saya sebelum ketemu Dirjen, sudah mulai bertanya sana sini permasalahan kenapa langsung ke bawah, besok saya matching-kan dengan Dirjen. Hari Jumat saya akan terjun ke lapangan,” kata Hadi saat ditemui wartawan pasca Sertijab di Kantor Kementerian ATR, Rabu (15/6).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Hadi mengatakan pihaknya nantinya akan terjun turun langsung ke lapangan dan melihat secara langsung polemik yang terjadi. Pasalnya, pihaknya tak mau hanya mendapat laporan saja salah satunya soal mafia tanah.
Mantan Panglima TNI Marsekal Purn Hadi Tjahjanto saat serah terima jabatan Menteri ATR/BPN dengan Sofyan Jalil. Foto: Akbar Maulana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Panglima TNI Marsekal Purn Hadi Tjahjanto saat serah terima jabatan Menteri ATR/BPN dengan Sofyan Jalil. Foto: Akbar Maulana/kumparan
Selain mafia tanah, Hadi mengatakan pihaknya juga akan melihat apakah ada persoalan lain, seperti masyarakat yang masih mengalami kesulitan mengurus sertifikat tanah. Selain itu juga sengketa dan persoalan lainnya.
ADVERTISEMENT
“Apakah ada yang mengalami kesulitan untuk urusi sertifikat, apakah ada hal-hal lain, apakah masih ada konflik, apakah permasalahan-permasalahan sewa yang begitu besar. Kemudian ada lagi permasalahan PNBP yang terlalu besar, itu akan kita saya lihat," ujarnya.