kumparan
search-gray
Bisnis6 Mei 2020 6:42

Menteri ESDM Klaim Harga BBM Indonesia Termasuk Murah di ASEAN, Benarkah?

Konten Redaksi kumparan
Menteri ESDM Klaim Harga BBM Indonesia Termasuk Murah di ASEAN, Benarkah? (170059)
Ilustrasi SPBU Pertamina. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Meluasnya penyebaran virus corona membuat harga minyak mentah dunia tergelincir hingga ke level USD 20 per barel. Padahal, normalnya harga minyak dunia berada di kisaran USD 60 hingga USD 70 per barel.
ADVERTISEMENT
Meski sudah anjlok lebih dari 50 persen dalam tiga bulan, Indonesia belum juga menurunkan harga BBM subsidi dan nonsubsidi.
Terakhir kali PT Pertamina (Persero) dan badan usaha lainnya menurunkan BBM pada awal Februari 2020, saat harga minyak dunia masih di ambang normal, USD 56 per barel.
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, belum turunnya harga BBM saat ini karena volatilitas harga minyak mentah dunia masih tinggi. Sebab, negara OPEC dan Non-OPEC bakal memangkas produksi minyak 9,7 juta barel per hari mulai Mei-Juni 2020.
Meski begitu, Arifin mengatakan harga BBM Indonesia, terutama yang RON 95 atau setara Pertamax Plus, termasuk murah di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Benarkah?
Dalam data yang dipaparkan Arifin pada rapat kerja Komisi VII DPR, Senin (4/5), Indonesia menempati urutan enam dari sembilan negara di ASEAN yang menjual BBM RON 95.
ADVERTISEMENT
Dalam dolar Amerika Serikat, harganya sekitar USD 0,65 per liter pada 3 Februari 2020 hingga hari ini. Sedangkan pada 6 Januari 2020, harganya USD 0,67 per liter.
Di bawah Indonesia, ada tiga negara lain yang lebih murah menjual BBM RON 95, yaitu Vietnam USD 0,050 per liter, Myanmar USD 0,37 per liter, dan Malaysia USD 0,29 per liter.
Malaysia menjadi negara paling murah karena telah menurunkan harga BBM RON 95 beberapa kali sejak harga minyak mentah anjlok.
Sedangkan di atas Indonesia, hingga 27 April 2020, ada lima negara yang menjual BBM RON 95 lebih mahal, yakni Kamboja USD 0,65 per liter, Thailand USD 0,67 per liter, Filipina USD 0,79 per liter. Ada juga Laos USD 1,08 per liter dan Singapura paling mahal, USD 1,40 per liter.
ADVERTISEMENT
"Nah kalau kita lihat, untuk bensin, kita masih berada di urutan pertengahan. Malaysia, Myanmar, dan Vietnam memang turun tajam. Tapi kalau kita bandingkan dengan Singapura, kita di tengah," ujarnya.
Sementara untuk harga BBM solar atau setara CN 51, Indonesia masuk urutan negara ketiga termahal di ASEAN setelah Singapura dan Laos.
Dalam paparan Arifin yang mengutip globalpetrolprices.com, harga BBM solar nasional per 27 April 2020 USD 0,67 per liter. Pada Januari 2020, harganya berada di level lebih tinggi lagi, USD 0,69 per liter. Dalam rupiah, harga solar dijual tetap Rp 5.150.
Sedangkan di Laos harga sejak Maret 2020 harganya USD 0,88 per liter dan Singapura yang menduduki nomor satu per 20 April 2020 harganya USD 1,15 per liter.
ADVERTISEMENT
Sementara di bawah Indonesia, ada Filipina USD 0,59 per liter, Thailand USD 0,55 per liter. Harga BBM Solar di Kamboja lebih murah lagi USD 0,55 per liter dan Vietnam USD 0,43 per liter.
Dua negara terakhir yang paling murah harga BBM jenis Solar adalah Myanmar dan Malaysia, Myanmar USD 0,36 per liter dan Malaysia paling murah hanya USD 0,32 per liter.
โ€œKalau solar, kita memang lebih tinggi (di ASEAN), tapi kita sudah pertahankan harganya cukup lama pada saat harga di negara lain jauh lebih tinggi,โ€ kata dia.
Satu-satunya Negara di ASEAN yang Belum Turunkan Harga BBM
Meski harga BBM RON 95 setara Pertamax Plus termasuk yang termurah di ASEAN, Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan ini yang belum menurunkan harga BBM jenis tersebut.
ADVERTISEMENT
Masih mengutip globalpetrolprices.com, Singapura sudah beberapa kali menurunkan harga sejak pertengahan Februari dari USD 1,54 per liter menjadi saat ini USD 1,40 per liter.
Laos juga sudah menurunkan harga dari USD 1,17 per liter pada pertengahan Februari menjadi USD 1,08 per liter.
Harga bensin RON 95 di Thailand pada pertengahan Februari masih USD 1,03 per liter dan sekarang tinggal USD 0,76 per liter. Filipina dari USD 0,97 per liter menjadi USD 0,79 per liter. Kamboja dari 0,96 per liter kini USD 0,65 per liter.
Menteri ESDM Klaim Harga BBM Indonesia Termasuk Murah di ASEAN, Benarkah? (170060)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif hadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (27/1). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Penurunan harga yang cukup drastis dilakukan Vietnam, yakni dari USD 0,87 per liter pada Februari menjadi USD 0,50 per liter saat ini. Demikian juga Myanmar yang pada Januari lalu mematok harga bensin RON 95 seharga USD 0,68 per liter dan sekarang hanya USD 0,37 per liter. Awalnya harga BBM di Vietnam dan Myanmar lebih mahal dari Indonesia.
ADVERTISEMENT
Sementara Malaysia tetap menjadi negara dengan harga BBM termurah di Asia Tenggara. Sejak awal tahun hingga awal Maret 2020, harga bensin RON 95 di Malaysia bertahan di USD 0,48 per liter, kemudian beberapa kali turun hingga menjadi USD 0,29 per liter pada April ini.
Sedangkan Indonesia, sejak awal Februari sampai sekarang masih mempertahankan harga bensin RON 95 di angka USD 0,65 per liter. Di Asia Tenggara, ada 3 negara yang mematok harga BBM lebih murah dibanding Indonesia, yaitu Malaysia, Myanmar, dan Vietnam.
Selain itu, harga bensin Indonesia setara dengan Kamboja. Hanya Thailand, Filipina, Laos, dan Singapura yang harga bensinnya lebih mahal dari Indonesia.
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
ADVERTISEMENT
****
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white