Mitratel Tawarkan Skema Bisnis Baru untuk Semua Operator Telekomunikasi

10 Agustus 2022 10:58
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, memberi paparan di acara Media Gathering, Selasa (2/8).  Foto: Wendiyanto Saputro/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, memberi paparan di acara Media Gathering, Selasa (2/8). Foto: Wendiyanto Saputro/kumparan
ADVERTISEMENT
PT Dayamitra Telekomunikasi, Tbk (MTEL) atau Mitratel siap menawarkan skema bisnis yang atraktif untuk seluruh operator telekomunikasi, yakni solusi total yang terdiri dari tower leasing, connectivity, dan power to tower.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko atau akrab disapa Teddy mengatakan, Mitratel telah menyediakan skema bisnis tersebut ditawarkan kepada operator telekomunikasi dengan skema bundling dan total solution.
Dengan demikian, jelas Teddy, operator telekomunikasi hanya perlu menentukan tower yang diinginkan dan Mitratel akan menyiapkan semua sarana penunjangnya. Hal ini diharapkan dapat memudahkan operator untuk meningkatkan layanannya kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
Adapun Mitratel baru mengakuisisi 6.000 menara, maka jumlah kepemilikan menara Mitratel sampai 31 Juli 2022 menjadi lebih dari 34.800 menara atau menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Pengalihan kepemilikan ini memberikan dampak potensi yang sangat besar kepada operator telekomunikasi untuk memperkuat dan memperluas layanannya karena tower-tower tersebut sebelumnya eksklusif hanya untuk Telkomsel dan sekarang dapat dimanfaatkan oleh semua operator dan skema bisnis yang sangat menarik," ujar Teddy dalam keterangan resmi, Rabu (10/8).
Menara telekomunikasi Mitratel. Foto: Dok. Mitratel
zoom-in-whitePerbesar
Menara telekomunikasi Mitratel. Foto: Dok. Mitratel
Teddy melanjutkan, pasca akuisisi menara ini Mitratel akan meningkatkan tenancy ratio secara agresif dan perluasan layanan termasuk portofolio bisnis pendukung (tower ecosystem) agar dapat menciptakan nilai yang lebih besar bagi pelanggan.
ADVERTISEMENT
Dia menambahkan, Mitratel berinisiatif untuk mengimplementasikan marketing analytics dalam aktivitas pemasaran dan penjualan, memanfaatkan solusi small cell untuk 5G, serta memperkuat kemitraan dengan pemilik lahan.
Menurut Teddy, hal ini akan mendorong Mitratel sebagai tower provider utama bagi pelanggan bukan hanya karena ketersediaan tower di setiap titik kebutuhan pelanggan tetapi juga karena memberikan nilai lebih dalam mendukung bisnis pelanggan dan juga lingkungan sekitar menara.
"Dengan semakin luas jangkauan dari layanan operator yang memanfaatkan tower Mitratel, maka pada akhirnya akan memacu pemanfaatannya untuk menggerakkan perekonomian nasional, termasuk pengembangan start up dan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia," pungkasnya.