kumparan
Bisnis13 Februari 2020 14:37

Nasabah Pegadaian di 2019 Capai 13,86 Juta, Naik 3 Juta

Konten Redaksi kumparan
Pegadaian Jakarta Selatan
Pegadaian cabang Jakarta Selatan usai lebaran. Foto: Abdul Latif/kumparan
Nasabah PT Pegadaian (Persero) mengalami peningkatan yang cukup signifikan di tahun 2019. Hingga akhir tahun, tercatat BUMN ini memiliki nasabah lebih dari 13 juta orang.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto, menuturkan jumlah nasabah tersebut mengalami kenaikan hingga 30 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.
"Dari 10,64 juta di tahun 2018 menjadi 13,86 juta di tahun 2019. Naik 3,2 juta,” ujar Kuswiyoto memaparkan kinerja Pegadaian sepanjang 2019, di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).
Dari keseluruhan nasabah tersebut, kata Kuswiyoto, pemilik tabungan emas cukup mendominasi, jumlahnya mencapai 4,6 juta nasabah.
Menurut dia, peningkatan yang cukup signifikan itu terjadi lantaran banyaknya kolaborasi dengan instansi. Mulai dari perusahaan-perusahaan pelat merah di bawah BUMN, instansi pemerintah, hingga perguruan tinggi.
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dalam acara Natinal Gathering and Workshop Pegadaian, Yogyakarta
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dalam acara National Gathering and Workshop Pegadaian, Yogyakarta. Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan
"Sepanjang tahun 2019 hingga Februari 2020, Pegadaian bersinergi dan kolaborasi dengan 541 instansi. Terdiri dari 133 instansi pemerintah, 84 instansi BUMN, 210 instansi swasta, dan 114 perguruan tinggi baik swasta maupun negeri," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Faktor lain yang memengaruhi kenaikan itu adalah adanya sistem Pegadaian Digital. Sistem digitalisasi ini menyumbang nasabah sebanyak 2 juta orang.
Adapun program lain yang berkontribusi, yakni program pemasaran melibatkan keluarga karyawan.
"Progam lain yakni Employee Get Customers yang melibatkan seluruh karyawan dan keluarga untuk memasarkan produk-produk inovatif, serta berbagai saluran distribusi, baik melalui 4.123 outlet dan 9.673 agen," katanya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan