Bisnis
ยท
15 September 2021 9:14
ยท
waktu baca 3 menit

Neraca Perdagangan Diprediksi Surplus Lagi Akibat Kenaikan Harga Komoditas

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Neraca Perdagangan Diprediksi Surplus Lagi Akibat Kenaikan Harga Komoditas  (68057)
searchPerbesar
Kapal tunda melintas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (14/8). Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan neraca perdagangan Agustus 2021 hari ini, Rabu (15/9). Sejumlah ekonom memprediksi gerak laju neraca perdagangan bulan lalu akan kembali surplus, salah satunya ditopang harga komoditas ekspor yang tengah naik.
ADVERTISEMENT
Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan surplus di posisi USD 2,68 miliar dari bulan sebelumnya surplus USD 2,59 miliar. Kinerja ekspor Indonesia diperkirakan tumbuh 38,19 persen secara year on year (yoy) yang didorong oleh peningkatan harga komoditas global meskipun volume permintaan ekspor cenderung melambat.
Sepanjang bulan Agustus yang lalu, harga komoditas ekspor tercatat meningkat seperti batu bara (+11 persen month to month/mtm), CPO (+6,8 persen mtm), karet alam (+4,6 persen mtm), dan nikel (+1,7 persen mtm).
Sementara itu, volume permintaan ekspor diperkirakan menurun dibandingkan bulan sebelumnya terindikasi dari penurunan aktivitas manufaktur dari mitra dagang utama Indonesia seperti: Eurozone, AS, China dan India.
"Meskipun demikian, data perdagangan China mencatat bahwa impor dari Indonesia pada Agustus tercatat USD 5,48 miliar, meningkat dari bulan sebelumnya USD 4,99 miliar. Di sisi lain, kinerja impor Indonesia Agustus juga meningkat terbatas 1,66 persen mtm atau tercatat 43,03 persen yoy," katanya kepada kumparan.
ADVERTISEMENT
Meskipun aktivitas manufaktur Indonesia cenderung meningkat pada bulan lalu, menurut Josua, masih dalam fase yang kontraksi, sehingga membatasi permintaan terhadap impor bahan baku dan barang modal.
Sementara itu, impor migas cenderung tertahan mempertimbangkan tren penurunan harga minyak mentah sepanjang Agustus di mana harga minyak mentah brent tercatat turun 5,9 persen mtm.
Neraca Perdagangan Diprediksi Surplus Lagi Akibat Kenaikan Harga Komoditas  (68058)
searchPerbesar
Piter Abdullah. Foto: Facebook/ @Piter Abdullah
Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah juga memprediksi neraca perdagangan Agustus 2021 akan surplus lagi, bahkan sedikit Lebih besar daripada surplus bulan sebelumnya yang lebih dari USD 2 miliar.
Sedangkan impor kemungkinan masih dalam range kontraksi karena PMI masih di bawah 50 dan efek PPKM masih belum cukup signifikan di industri.
"Yang Lebih besar pengaruhnya adalah pelonggaran PPKM pada Agustus. Ini akan memperbaiki ekspor dibandingkan dengan Juli.
ADVERTISEMENT
Karena itu, menurut saya surplus Agustus akan sedikit lebih besar dari Juli," ujar Piter kepada kumparan.
Kelangkaan Kontainer Tak Akan Berpengaruh
Di sisi lain, bulan lalu kelangkaan kontainer kembali ramai. Sejumlah eksportir mengeluh susah mencari kontainer untuk mengirim barang ke luar negeri.
Meski begitu, Josua dan Piter kompak melihat kelangkaan kontainer tidak akan berpengaruh pada neraca perdagangan Agustus 2021.
Menurut Josua, kelangkaan kontainer diperkirakan mempunyai dampak yang terbatas pada ekspor Agustus. Hal ini kemungkinan karena pendorong kenaikan ekspor di bulan lalu adalah harga komoditas yang meningkat.
"Sementara itu, dari sisi volume, diperkirakan ekspor cenderung menurun karena aktivitas manufaktur negara mitra dagang yang melambat," ujar dia.
Piter juga berpandangan sama. Menurutnya, kelangkaan kontainer sudah terjadi sejak pandemi di 2020, ditambah lagi dengan pembatasan PPKM di Juli yang menurutnya sudah tidak ada dampaknya pada Agustus 2021.
ADVERTISEMENT